Pages

Kue Pisang Hijau

Kue pisang hijau yang tampilannya berbentuk seperti bubur ini sebenarnya merupakan perpaduan antara kue dan es dalam penyajiannya, karenanya populer juga dikenal dengan nama es pisang hijau, es pisang ijo atau bubur pisang hijau. Kue pisang hijau ini merupakan makanan khas dari daerah Sulawesi Selatan, terutama di kota Makassar. Sebenarnya kue pisang hijau ini bisa dikatakan merupakan nama lain atau sejenis dengan kolak pisang gulung.

Beberapa tahun belakangan, es pisang hijau menjadi sangat populer dan banyak disukai karena rasa pisangnya yang legit dan esnya yang segar sehingga menjadi peluang usaha kuliner baru yang tumbuh subur di kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Memasuki bulan suci Ramadhan 1433 H yang tinggal beberapa hari lagi, kue pisang hijau ini bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif hidangan ringan dan manis pembuka puasa nanti. Puasa selain untuk memenuhi kewajiban agama, seringkali membawa makna tersendiri bagi kebersamaan keluarga. Bisa berkumpul bersama keluarga di saat berbuka puasa pasti membawa kesan mendalam, apalagi ditemani es pisang hijau yang segar ini hasil karya sendiri.

Kue Pisang Hijau

BAHAN PISANG HIJAU :
6 buah pisang raja matang
175 gr tepung beras, ayak
50 gr tepung sagu
100 ml air daun suji
300 ml air
1/2 sdt garam
1/2 tetes pewarna hijau

BAHAN BUBUR/SAUS :
800 ml santan dari 1 butir kelapa parut
50 gr tepung beras
75 gr gula pasir
1 lembar daun pandan, simpulkan 1/4 sdt garam

BAHAN PELENGKAP :
Es Serut secukupnya
100 ml sirup cocopandan, siap pakai (bisa menggunakan sirup rasa lain, sesuai selera)
100 ml susu kental manis

CARA MEMBUAT :
1. Campurkan tepung beras, garam, air, air daun suji, dan pewarna hijau, aduk rata. Masak di atas api kecil hingga mendidih sambil aduk-aduk agar adonan tidak berbutir. Angkat.
2. Masukkan tepung sagu sedikit demi sedikit sambil aduk-aduk hingga kalis. Bagi adonan menjadi 6 bagian. Bulatkan dan tipiskan hingga 1/2 cm.
3. Balut setiap pisang dengan adonan tepung beras hingga semua bagian tertutup rata.
4. Rebus pisang dalam air mendidih hingga mengapung dan adonan matang. Angkat. Tiriskan. Sisihkan.
5. Untuk Bubur : Campurkan santan, tepung terigu, gula pasir, daun pandan dan garam, aduk rata. Masak di atas api sedang sambil aduk-aduk hingga kental. Angkat.
6. Untuk Penyajian : Potong-potong pisang hijau. Letakkan di atas piring saji. Tuangkan bubur. Tambahkan es serut, sirup, dan susu kental manis.
7. Es pisang hijau siap disajikan dan dinikmati.

Untuk : 6 porsi
0

Kue Pisang Kelapa

Kue pisang kelapa jelas merupakan kue tradisional Indonesia yang penuh dengan nuansa dan cita rasa khas nusantara karena bahan utama kue ini yakni pisang dan kelapa merupakan bahan pangan yang tersedia melimpah di bumi nusantara yang secara tradisional banyak digunakan untuk membuat beraneka ragam kue dan penganan tradisional khas Indonesia yang enak dan disukai berbagai kalangan masyarakat.

Kue Pisang Kelapa

BAHAN :
200 gr kelapa setengah tua, parut memanjang
2 buah pisang raja matang, iris serong
80 gr tepung beras
200 ml santan kental
1 sdt garam
80 gr gula pasir
50 gr tepung terigu
200 ml santan untuk adonan
2 butir telur
Minyak untuk olesan

CARA MEMBUAT :
1. Campur santan dan tepung terigu, kemudian masak hingga mengental, aduk rata, angkat.
2. Campur tepung terigu yang telah dimasak dengan kelapa parut, tepung beras, gula pasir, dan garam, aduk rata. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk.
3. Panaskan cetakan kue carabikang, olesi dengan minyak.
4. Masukkan adonan ke dalam cetakan hingga penuh, lalu tutup. Panggang dengan api kecil hingga setengah matang, tata atasnya dengan sepotong pisang, masak sebentar, angkat.
5. Sajikan panas dengan ditaburi gula pasir.

Untuk : 15 buah

Foto : NOVA
0

Kue Kremes

Dari namanya, kita sudah bisa membayangkan kue kremes ini merupakan kue yang renyah, gurih yang sudah pasti terasa kremesnya "kres...kres.." ketika digigit. Kue camilan yang satu ini rasanya manis dan berwarna kecokelatan yang berasal dari penggunaan gula merah. Kue kremes masih banyak digemari dan mudah ditemukan di toko atau warung yang menjual makanan tradisional.

Karena bentuknya yang menyerupai sarang burung, di Sumatera orang menyebutnya kue sarang balam, nama sejenis burung. Sementara di Jawa Tengah dan Jawa Timur, kue kremes lebih dikenal dengan nama kue carang emas atau gerubi. Selain itu, kue kremes ini juga dikenal dengan nama kue cakar ayam. Kue kremes ini mudah dalam pembuatannya dengan bahan-bahan yang sederhana.

Kue Kremes

BAHAN :
1 kg ubi jalar
200 gr gula merah, iris halus
1500 ml air untuk merendam
1,5 sdt garam halus
Minyak untuk menggoreng

CARA MEMBUAT :
1. Kupas dan potong ubi jalar dengan menggunakan pisau tipis dan tajam menjadi irisan halus. Rendam dengan larutan air garam agar ubi tidak berubah warna kebiruan karena getah. Tiriskan.
2. Panaskan 60 ml minyak di dalam wajan cekung anti lengket. Goreng 60 gr ubi hingga kuning dan hampir kering.
3. Tambahkan 1 sdm irisan gula merah, aduk hingga gula mencair dan tercampur dengan ubi. Angkat.
4. Ambil sejumput ubi goreng yang masih hangat, bentuk secara cepat dalam mangkuk menjadi bulatan-bulatan. Dinginkan hingga kue mengeras.
5. Lakukan sampai seluruh ubinya habis diolah.
6. Kue kremes siap disajikan sebagai camilan atau bisa disimpan di dalam stoples kedap udara agar tahan lama dan menjaga kerenyahannya.

Untuk: 30 buah
0

Kue Kembang Goyang

Kue kembang goyang, populer dikenal juga dengan nama kue kembang loyang atau kue loyang di Sumatera dan Semenanjung Malaysia, merupakan salah satu kue tradisional nusantara yang populer disajikan sebagai kue hari raya Idul Fitri untuk para kerabat dan tamu yang bersilaturahmi karena rasanya yang renyah dan gurih.

Sementara bagi masyarakat Bali, khususnya pemeluk agama Hindu, biasanya memakai kue kembang goyang ini sebagai salah satu isi sesajian di hari raya keagamaan.

Sesuai namanya, kue kembang goyang bentuknya menyerupai bunga atau kembang yang sedang mekar. Kembang goyang sendiri merupakan nama sejenis perhiasaan yang dipasangkan di rambut atau sanggul (konde) dan dapat bergerak-gerak/bergoyang karena memiliki pegas. Bisa juga dinamakan kembang goyang karena proses pembuatan atau pencetakan kue ini yang harus digoyang-goyangkan pada saat menggorengnya.

Kue Kembang Goyang

BAHAN :
200 gr tepung beras
65 gr gula pasir halus
2 butir telur
1/2 sdt garam
250 ml santan dari 1/2 butir kelapa
2 sdm wijen
Minyak untuk menggoreng

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung beras, gula pasir, garam dan wijen, aduk sampai merata.
2. Tuangkan telur dan santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk-aduk hingga tercampur rata.
3. Panaskan cetakan kembang goyang dalam minyak yang sudah dipanaskan.
4. Celupkan cetakan ke dalam adonan, kemudian masukkan ke dalam minyak sambil digoyang–goyang sampai kue terlepas dari cetakan.
5. Goreng kue sampai matang, kering dan berwarna kuning kecoklatan.
6. Angkat, tiriskan. Kue kembang goyang siap disajikan atau bisa disimpan dalam stoples kedap udara untuk menjaga kerenyahannya dan lebih tahan lama.

Untuk : 475 gram
0

Rempeyek Kacang Tanah

Rempeyek atau peyek merupakan jenis makanan atau kue gorengan yang bisa disajikan dan dinikmati dengan beraneka hidangan. Peyek bisa dinikmati langsung sebagai camilan atau makanan ringan, sebagai kerupuk teman makan nasi, atau disajikan sebagai bahan variasi pelengkap pecal, gado-gado dan rujak.

Rempeyek yang disukai oleh berbagai kalangan ini bisa dengan mudah ditemukan dijual di warung makan, pasar, ataupun di pasar swalayan. Di daerah pedesaan, peyek biasanya disajikan dalam acara pernikahan, kenduri, dan beragam acara kekeluargaan lainnya.

Rempeyek Kacang Tanah

BAHAN :
400 gr tepung beras
1/2 sdm tepung tapioka
1/2 kg kacang tanah, kupas, belah dua (tergantung selera)
4 siung bawang putih
4 butir kemiri
1 sdt ketumbar bubuk
250 ml santan kelapa
100 ml air
1 butir telur
1 sdm air kapur sirih, jika ada
5 lembar daun jeruk, iris tipis-tipis
Minyak goreng secukupnya
Garam secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Masukkan telur, bawang putih, kemiri, ketumbar bubuk, garam, dan air kapur sirih ke dalam wadah, kemudian diulek/diblender sampai halus.
2. Campurkan bumbu halus tersebut dengan air, santan, tepung beras, tapioka, kacang tanah, dan daun jeruk. Kemudian aduk sampai merata.
3. Panaskan minyak goreng pada kuali/wajan penggorengan. Setelah minyak panas, masukkan adonan yang telah dibuat dengan sendok sedikit demi sedikit ke dalam minyak panas di bagian pinggir kuali/wajan penggorengan.
4. Goreng dengan api sedang sampai peyek berwarna kuning kecoklatan, lalu angkat dan tiriskan. Peyek gurih dan renyak siap disajikan.
0

Kue Talam Jagung Manis

Bagi Anda yang pernah menikmati makanan di rumah makan dan restoran masakan khas tradisional nusantara, seperti Jawa, Sunda, Minang, atau Melayu, terutama di kota Medan, Padang, dan Pekanbaru, tentunya sudah tidak asing dengan kue yang satu ini. Ya, kue talam jagung manis yang sebenarnya merupakan kue khas Thailand yang dikenal dengan nama kue tako-tako (kadang ditulis "dako"), atau kue talam tako, ini bisa kita temui di rumah-rumah makan atau restoran tersebut yang disuguhkan sebagai kue pembuka sambil menunggu hidangan utama disajikan. Kadang juga disajikan sebagai makanan pencuci mulut.

Selain itu, kue talam jagung manis ini juga bisa dijumpai di acara-acara keluarga, kantor, pesta pernikahan, arisan sebagai kue kecil yang ikut memeriahkan suasana. Tampilan kuenya yang mungil dipadu aroma hunkue bercampur daun pandan yang mewangi serta rasanya yang manis sangat menggoda setiap orang untuk mencicipinya. Kita juga bisa mencoba membuat kue ini karena bahan dan cara membuatnya yang sederhana.

Kue Talam Jagung Manis

BAHAN :
100 gr tepung kacang hijau atau tepung hunkue
200 gr gula pasir
230 gr jagung manis
400 ml santan
20 gr tepung maizena
1 sdt garam
Daun pandan yang lebar untuk membuat takir

CARA MEMBUAT :
1. Campur semua bahan, aduk sampai gula larut. Panaskan di atas api sedang sambil diaduk hingga kental. Angkat.
2. Masukkan sesendok adonan ke dalam takir daun pandan yang sudah dibuat sebelumnya. Ratakan dan dinginkan. Sajikan setelah dingin dan mengeras. Lebih enak lagi jika dinikmati setelah disimpan di dalam kulkas.

Foto direproduksi dari Majalah Kartini
0

Kue Pandan Wijen

Dilihat dari bentuknya, kue pandan wijen ini bisa dikatakan merupakan variasi dan kreasi dari kue bapel atau juga dikenal sebagai kue wafel, yang diberi tambahan aroma perpaduan dari pandan dan wijen, sehingga menghasilkan kue bapel dengan rasa pandan wijen yang unik dan spesial.

Kue wafel rasa pandan wijen ini lebih enak lagi dinikmati bersama kopi atau teh hangat di saat-saat santai sekeluarga.

Kue Pandan Wijen

BAHAN :
200 gr tepung terigu
4 kuning telur
2 putih telur, kocok kaku
70 gr margarin cair
30 gr gula pasir
250 ml susu cair
1 sdt baking powder
1/4 sdt garam
5 daun suji dan 3 daun pandan, haluskan. Tambahkan 50 ml air, saring
50 gr wijen

CARA MEMBUAT :
1. Campur kuning telur dengan margarin cair, gula pasir, susu cair, dan air pandan, aduk rata, sisihkan.
2. Ayak tepung terigu dengan baking powder, campur dengan adonan telur lalu aduk rata hingga licin.
3. Masukkan putih telur yang telah dikocok kaku, aduk hingga rata dan kalis. Tambahkan wijen, aduk rata.
4. Panaskan cetakan wafel bentuk apa saja, tuangkan 50 ml adonan dalam cetakan, kemudian tutup. Masak hingga matang dan kedua permukaan wafel kecoklatan, angkat. Dinginkan.
5. Setelah dingin, kemas dengan plastik.

Untuk : 8 porsi
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com