Pages

Tampilkan postingan dengan label KUE GORENG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KUE GORENG. Tampilkan semua postingan

Keukarah alias Kue Karah

Keukarah atau dalam bahasa Indonesia disebut kue karah, adalah salah satu kue tradisional khas Aceh yang terbuat dari campuran tepung beras dan santan. Ciri khas kue kering ini adalah bentuknya yang unik menyerupai sabit dan berserabut seperti sarang burung.

Kue ini sering dijumpai pada pesta pernikahan sebagai hantaran dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan. Selain itu, kue kering dengan tekstur yang renyah dan bercita rasa manis ini juga hadir pada berbagai acara adat istiadat dan kenduri Aceh, dan pada saat hari raya Idul Fitri. Kue ini juga menjadi salah satu oleh-oleh khas dari Aceh karena bentuknya yang unik tersebut.

Keukarah alias Kue Karah
BAHAN:
500 gr tepung beras
100 gr gula pasir
Air secukupnya
Minyak goreng secukupnya

CETAKAN:
Batok kelapa dengan lubang yang banyak (cetakan kue karah)

CARA MEMBUAT:
1. Siapkan wadah. Campur semua bahan. Aduk rata.
2. Siapkan cetakan. Masukkan adonan ke dalam cetakan.
3. Siapkan wajan. Panaskan sedikit minyak. Cetak adonan berbentuk bulan sabit langsung di atas wajan. Goreng hingga matang. Angkat dan tiriskan.

Untuk: 20 buah
0

Kue Siput alias Kue Garpu

Kue nusantara yang satu ini memiliki nama yang cukup unik, kue siput karena bentuknya yang menyerupai siput. Juga dikenal dengan nama kue garpu karena bentuk siputnya dihasilnya dengan menggunakan garpu. Dari segi rasa dan tekstur, kue siput ini memiliki rasa gurih, renyah, dan sedikit asin. Rasa gurihnya terutama berasal dari bahan santan kental dan mentega yang digunakan.

Kue siput alias kue garpu ini cocok disajikan sebagai salah satu kue kering untuk menyemarakkan suasana perayaan di hari-hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Natal, dan bisa juga untuk suguhan Tahun Baru Imlek. Selain itu, kue siput ini juga bisa menjadi camilan yang menyenangkan di saat-saat santai di rumah sambil menonton acara televisi.
Kue Siput alias Kue Garpu
BAHAN :
150 gr tepung terigu
50 gr tepung tapioka
1 sdm mentega
50 ml santan kental
1 sdt garam
1/2 sdt penyedap rasa
1 helai daun seledri (iris halus)
1/2 liter minyak goreng

CARA MEMBUAT:
1. Campurkan tepung terigu dan tapioka. Setelah itu, masukkan garam dan penyedap rasa. Lalu masukkan santan dan mentega, aduk adonan sampai kalis.
2. Masukkan irisan daun seledri, aduk rata, sisihkan.
3. Ambil sedikit adonan, kemudian pipihkan dengan garpu, gulung. Ulangi sampai adonan habis.
4. Goreng adonan sampai matang dan kecokelatan. Angkat dan sisihkan.
5. Simpan ke dalam stoples-stoples cantik yang telah disiapkan sebelumnya.
0

Prol Goreng Kelapa Muda

Sesuai namanya, prol kelapa muda ini dibuat dengan digoreng, berbeda dari prol umumnya yang proses pembuatannya melalui pemanggangan. Proses pembuatan prol goreng kelapa muda atau umumnya dikenal dengan nama kelapa muda goreng ini cukup mudah dan memiliki kemiripan dengan pisang goreng yang merupakan penganan khas nusantara yang paling populer.
Prol Goreng Kelapa Muda
BAHAN :
300 gr kelapa muda, kerok kecil panjang
150 gr tepung terigu
1 sdm gula pasir
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili
75 ml air
1 butir telur
Minyak goreng secukupnya
Taburan : gula bubuk dan bubuk kayu manis

CARA MEMBUAT :
1. Siapkan wadah, campur tepung terigu dengan air, gula pasir, vanili, dan garam, aduk rata. Tambahkan telur, aduk rata.
2. Masukkan kelapa, aduk hingga rata. Panaskan minyak, goreng adonan satu sendok makan. Lakukan hingga semua bahan digoreng, angkat, tiriskan.
3. Setelah dingin, taburi gula bubuk dan bubuk kayu manis.

Untuk : 7 porsi
0

Onde-Onde Kacang Hijau

Sebagai salah satu kue nusantara yang paling populer dan favorit, onde-onde dapat kita temukan dalam berbagai variasi dan kreasi bahan isiannya, di antaranya onde-onde dengan isi kacang hijau ini, di samping onde-onde dengan bahan isiannya berupa kacang merah, kacang tanah, cokelat, dan lainnya.

ONDE-ONDE KACANG HIJAU

BAHAN KULIT ONDE-ONDE :
250 gr tepung ketan
25 gr tepung sagu
1/2 sdt garam
1/2 sdt vanili
15 gr gula pasir
1 butir telur
175 ml air hangat
100 gr wijen putih
Air untuk pencelup
Minyak goreng

BAHAN ISI :
100 gr kacang hijau, kupas, rendam selama 2 jam
75 gr gula pasir
1 lembar daun pandan
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili
50 ml santan
CARA MEMBUAT :
1. Untuk Bahan Isi : Kukus kacang hijau sampai matang dan empuk, angkat, haluskan selagi panas. Masak kacang hijau bersama gula pasir, daun pandan, garam, vanili, dan santan dengan api kecil sambil diaduk hingga menggumpal. Angkat dan dinginkan. Bentuk bulat-bulat sebesar kelereng.
2. Untuk Kulit Onde-onde : Campur tepung ketan, tepung sagu, garam, vanili, dan gula pasir, aduk, tambahkan telur, aduk rata. Tuangi air hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai halus dan dapat dipulung. Sisihkan.
3. Ambil 1 sdt adonan kulit, pipihkan, taruh isi yang telah dibulatkan ke dalam adonan kulit, rapatkan hingga kacang hijau tertutup lalu bulatkan.
4. Celupkan sebentar dalam air, lalu gulingkan dalam wijen.
5. Goreng onde-onde dengan api kecil hingga kering dan kecokelatan. Angkat dan tiriskan.

Untuk : 30 buah
0

Singkong Goreng

Bersama dengan pisang goreng, singkong goreng termasuk dalam kategori kue tradisional yang paling populer dan mudah ditemukan di seluruh daerah nusantara. Selain bahannya yang hanya berupa singkong atau ubi kayu dan tambahan sedikit bumbu, cara pembuatannya juga sangat sederhana. Untuk menghasilkan singkong goreng yang empuk, singkong yang digunakan haruslah yang masih baru dan bagus kualitasnya. Untuk mendapatkan singkong yang bagus, pilihlah singkong dengan kulit luar yang mengelupas, sehingga warna kulitnya merah muda dan ukurannya tidak terlalu besar.

Selain itu, ubi yang berwarna putih bersih atau kekuningan, menandakan ubi masih baru. Jika sudah berwarna kebiruan atau keras berurat, berarti ubi kurang baik karena sudah beberapa hari dicabut, maka jangan digunakan. Singkong goreng biasanya dinikmati sebagai camilan favorit untuk menemani minum kopi atau teh hangat.

Singkong Goreng

BAHAN :
500 gr singkong, kupas
3 siung bawang putih, haluskan
1 sdt garam
1/2 sdt ketumbar bubuk
50 ml air matang

CARA MEMBUAT :
1. Potong dan belah umbi singkong sesuai selera, cuci bersih, tiriskan. Kukus hingga matang dan lunak, dinginkan.
2. Campur semua bahan bumbu dengan air matang, masukkan singkong kukus, aduk rata, diamkan +/- 30 menit agar bumbu meresap.
3. Goreng sampai permukaan singkong kering kecokelatan.
4. Singkong goreng siap disajikan. Bagi penggemar rasa pedas, tambahkan sambal cabe botol untuk menambah kelezatan singkong goreng ini.
0

Kue Gelang Ubi

Kue gelang ubi yang bentuknya mirip dengan donat ini merupakan salah satu kue tradisional khas Melayu, dibuat dari bahan utama berupa singkong atau ubi jalar dan dilapisi dengan glasur gula. Perbedaan utama antara kue gelang ubi dengan donat terletak pada bahan adonannya. Pada kue gelang ubi, bahan adonannya tidak mengandung ragi atau khamir ("yeast"), sementara untuk membuat donat, bahan adonannya mengandung ragi, karena adonan yang dipakai adalah bahan adonan untuk membuat roti.

Di Malaysia, kue gelang ubi ini lebih dikenal dengan nama "kuih keria" dengan bahan dasar terutama dari ubi jalar. Kue gelang ubi biasanya dinikmati sebagai makanan sarapan atau saat minum teh dan kopi di sore hari.

Kue Gelang Ubi
BAHAN :
1 kg singkong, cuci, kupas, parut
250 gr tepung terigu
Garam secukupnya
Minyak goreng

BAHAN GLASUR GULA :
500 gr gula pasir
125 ml (1/2 cangkir) air

CARA MEMBUAT :
1. Parut singkong, kemudian peras ubi yang telah diparut dengan menggunakan kain kasa untuk menghilangkan rasa pahit. Tambahakan dengan tepung terigu, garam, dan aduk sampai tercampur rata.
2. Bulatkan menjadi adonan kecil-kecil dan buatkan lobang di tengahnya sehingga menyerupai gelang.
3. Panaskan minyak dalam wajan. Goreng donat hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat, tiriskan, dan dinginkan.
4. Panaskan gula pasir dengan air sampai mengental. Masukkan kue gelang yang sudah digoreng ke dalam glasur gula dan aduk-aduk hingga tersalut rata.
0

Kue Gandasturi

Kue gandasturi merupakan sejenis kue gorengan tradisional yang masih banyak ditemukan dijual di pasar-pasar tradisional.

Kue gandasturi dibuat dengan bahan isi berupa kacang hijau dan dicelupkan dalam adonan tepung beras kemudian digoreng. Kue gandasturi ini cocok dijadikan kudapan santai di sore hari atau bisa juga sebagai santapan ringan di berbagai acara keluarga.

Kue Gandasturi
BAHAN 1 :
250 gr kacang hijau
125 gr gula pasir
2 lembar daun pandan
1/2 sdt vanili
1 sdt garam
750 ml air

BAHAN 2 :
100 gr tepung beras
80 ml air
1 sdm gula pasir
1 sdt garam
1 butir telur

BAHAN 3 (OPSIONAL) :
Dapat divariasi dengan keju, cokelat putih, dan cokelat hitam untuk bahan taburan

Minyak goreng untuk menggoreng

CARA MEMBUAT :
1. Rebus semua Bahan 1, kecuali gula pasir dan vanili, masak hingga empuk dan air berkurang, masukkan gula dan vanili, aduk rata. Kemudian bulatkan sebesar duku dan pipihkan.
2. Aduk bahan 2 hingga rata dan halus.
3. Celupkan bahan 1 ke dalam bahan 2, kemudian goreng dengan minyak panas hingga kekuningan, angkat, tiriskan.
4. Sajikan hangat.

Untuk : 15 buah
0

Kue Cincin

Bentuk kue cincin dengan lubang di tengahnya langsung mengingatkan kita pada kue yang bernama donat.

Perbedaan kentara antara donat dan kue cincin ini terletak pada penggunaan bahan tepungnya.

Kue cincin menggunakan bahan utama berupa tepung beras, sedangkan kue donat menggunakan tepung terigu. Kue cincin merupakan kue tradisional khas Betawi. Sementara di daerah Jawa Barat, kue tradisional ini dikenal dengan nama kue ali agrem.
Kue Cincin
BAHAN :
250 gr tepung beras
75 gr kelapa setengah tua, parut kasar, sangrai cokelat
100 gr gula pasir
1/2 sdt garam
100 gr gula merah
2 lembar daun pandan, simpulkan
150 ml air
Minyak makan untuk menggoreng

CARA MEMBUAT :
1. Rebus gula merah dan air sampai mendidih dan larut, saring lalu tuang ke tepung beras selagi panas, aduk rata.
2. Tambahkan kelapa sangrai, gula pasir, dan garam. Uleni hingga adonan kalis.
3. Letakkan dalam wadah dan tutup dengan kain basah. Diamkan semalaman atau selama 8 jam dalam suhu ruang.
4. Bentuk cincin kecil dari 1 sdm adonan, goreng dalam minyak banyak sampai mengapung dan matang berwarna kecokelatan. Angkat, tiriskan. Sajikan setelah dingin.

Untuk : 25 buah
0

Kue Widaran Keju

Kue widaran keju yang berbentuk lonjong ini merupakan variasi dan modifikasi dari kue widaran yang berbentuk angka 8 dan bersalut gula, selain kue telur gabus yang sama-sama berbentuk lonjong. Kue widaran keju ini juga dikenal dengan nama kue daki dikarenakan bentuk lonjong kuenya dibuat seperti orang membersihkan daki.

Kue widaran keju bisa dikategorikan sebagai kue nusantara atau kue khas Indonesia kontemporer karena penggunaan bahan keju pada kuenya. Kue widaran keju dengan rasa yang gurih dan renyah ini sering disajikan sebagai salah satu kue kering favorit untuk hari raya Idul Fitri, Natal, Tahun Baru dan Tahun Baru Imlek. Bisa juga sebagai camilan untuk menikmati saat-saat santai. Kue widaran keju ini memiliki kemiripan dengan kue kering stik keju.

Kue Widaran Keju

BAHAN :
350 gr tepung kanji/sagu tani
2 sdm keju chedar parut
3 butir telur, kocok sebentar menggunakan garpu
1/4 sdt garam halus
3 sdm mentega
Minyak untuk menggoreng

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung kanji, keju parut, mentega, dan garam. Aduk rata.
2. Masukkan telur sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga terbentuk adonan yang bisa dipulung.
3. Siapkan dua wajan, masing-masing berisi minyak goreng yang belum dipanaskan (minyak dingin).(Ini dimaksudkan untuk mempercepat proses penggorengan)
4. Ambil sejumput adonan, bentuk menggunakan kedua telapak tangan hingga berbentuk lonjong. Tampung hasilnya di dalam wajan satu berisi minyak dingin.
5. Panaskan minyak berisi adonan yang sudah dibentuk dengan api sedang. Goreng hingga mengembang matang dan berwarna kuning kecokelatan. Matikan api, angkat, tiriskan.
6. Goreng bagian adonan berikutnya dalam wajan kedua yang berisi minyak dingin dengan cara yang sama. Lakukan cara demikian berselang-seling sampai adonan habis.
7. Simpan dalam stoples atau wadah kedap udara agar kue tahan lama dan terjaga kerenyahannya.

Untuk : +/- 500 gram

Tips enak kue widaran keju :
1. Jangan pernah menggoreng kue widaran ini langsung ke dalam minyak panas. Selalu mulai dengan minyak dingin untuk mencelup dan menggoreng adonan. Kue akan meletus dan bentuknya menjadi tidak bagus.
2. Jangan memasukkan adonan terlalu banyak dalam penggorengan agar bentuknya bisa bagus.
3. Gunakan api sedang agar adonan tidak pecah.
4. Aduk sesekali selama proses penggorengan agar matangnya rata.
0

Kroket Kentang

Berbeda dengan resep kroket jagung sebelumnya yang tanpa bahan pengisi, kroket kentang ini menggunakan bahan pengisi berupa campuran aneka jenis sayuran serta tahu dan soun sebagai pengganti daging cincang sehingga lebih ekonomis.

Meskipun kroket kentang ini merupakan kue nusantara yang berasal dari Belanda, kroket kentang telah menjadi salah satu kudapan favorit yang disukai oleh masyarakat Indonesia, dengan modifikasi dan variasi rasa sesuai dengan selera nusantara. Kroket kentang cocok dinikmati di momen acara minum teh atau kopi bersama keluarga tercinta.

Kroket Kentang

BAHAN KULIT :
300 gr kentang kukus, haluskan
50 gr tepung terigu protein sedang
20 gr susu bubuk
1 butir telur
3/4 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt teh pala bubuk
1 sdm margarin

BAHAN ISI :
100 gr tahu, potong kotak, goreng
50 gram soun, seduh, potong-potong
100 gr wortel, iris korek api
50 gr kol, iris halus
50 gr buncis, iris miring
2 siung bawang putih, cincang halus
2 butir bawang merah, cincang halus
1 batang daun bawang, iris halus
1 sdt kecap asin
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/2 sdt penyedap rasa
100 ml air
1 sdm minyak untuk menumis

BAHAN PELAPIS :
2 butir telur, kocok lepas
75 gr tepung panir halus

CARA MEMBUAT :
1. Untuk Isi : Panaskan minyak. Tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum. Tambahkan wortel, buncis, kol, dan tahu. Aduk rata.
2. Masukkan air, kecap asin, garam, merica bubuk, dan kaldu ayam bubuk. Masak sampai matang dan meresap. Tambahkan soun dan daun bawang. Aduk rata. Sisihkan.
3. Aduk rata bahan kulit. Pipihkan adonan kulit. Beri isi. Bentuk lonjong.
4. Gulingkan pada tepung panir halus. Celupkan ke dalam telur. Gulingkan lagi di tepung panir halus.
5. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan dengan api sedang sampai matang. Sajikan kroket kentang dengan sambal atau cabe rawit.

Untuk : 15 buah
0

Misro

Sama seperti halnya dengan combro, misro merupakan kue tradisional khas Jawa Barat yang terbuat dari bahan utama berupa parutan singkong sebagai bahan pembungkus. Perbedaannya dengan combro terletak pada bahan isiannya dan bentuk kuenya.

Bahan isi combro berupa tumisan oncom berbumbu, sedangkan misro diisi dengan gula merah. Dari segi bentuk, combro cenderung berbentuk bulat lonjong, sementara misro berbentuk bulat.

Di daerah Jawa Tengah, kue yang mirip misro ini dikenal dengan nama jemblem, sementara di Jepara lebih populer dikenal dengan nama klenyem.

Bahan pembungkus atau bahan untuk kulit misro sama dengan bahan kulit combro, bisa dilihat di resep kue combro sebelumnya.

Misro

BAHAN ISI :
200 gr gula merah, iris tipis

CARA MEMBUAT :
Cara pembuatannya juga sama dengan combro, hanya isinya yang diganti dengan 1 sdt gula merah untuk setiap 2 sdm adonan singkong.
0

Getas Ketan Hitam

Getas ketan hitam ini merupakan variasi dari kue gemblong pada resep sebelumnya, dengan ciri khas berupa penggunaan tambahan tepung ketan hitam selain tepung ketan putih dan salutan gula yang berwarna putih.

Karena istilah gemblong dan getas bisa saling menggantikan, maka getas ketan hitam ini juga bisa disebut gemblong ketan hitam.

Getas Ketan Hitam

BAHAN :
100 gr tepung ketan putih
100 gr tepung ketan hitam
100 gr kelapa parut kasar
150 ml santan hangat, dari 1/2 butir kelapa
1/2 sdt garam
Minyak goreng secukupnya

BAHAN BESTA :
200 gr gula pasir
150 ml air
1/4 sdt garam
2 lembar daun pandan, simpulkan

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung ketan putih, tepung ketan hitam, kelapa parut kasar, dan garam. Aduk rata.
2. Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai kalis.
3. Ambil sedikit adonan. Bentuk bulat lonjong pipih.
4. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang sampai matang. Angkat dan dinginkan.
5. Bahan Besta : Panaskan gula pasir, air, garam, dan daun pandan sambil diaduk sampai kental dan berbusa.
6. Tambahkan getas. Aduk sampai terbalur besta gula. Matikan api. Aduk lagi sampai balutan besta gula merata dan kering.

Untuk : 16 buah

Foto : Waspada
0

Bola-Bola Wijen

Kue yang bernama bola-bola wijen ini sebenarnya merupakan nama lain dari kue onde-onde ketawa. Bola-bola wijen bisa dikategorikan kue tradisional nusantara yang sudah mendapat sentuhan barat, dengan pemakaian bahan mentega dan baking powder.

Kue bola-bola wijen atau onde-onde ketawa ini rasanya sangat pas sekali dinikmati bersama secangkir kopi atau teh hangat di sore hari di saat santai sekeluarga. Bisa juga dinikmati sebagai makanan sarapan di pagi hari sebelum memulai aktivitas sehari-hari.

Kue Bola-Bola Wijen

BAHAN :
125 gr gula halus
25 gr mentega
2 butir telur
250 gr tepung protein rendah
1/2 sdt garam
1 sdt baking powder
100 gr wijen
Air secukupnya
Minyak untuk menggoreng

CARA MEMBUAT :
1. Kocok gula halus dan mentega sampai putih, masukkan telur satu per satu sambil terus dikocok sampai putih. Masukkan tepung terigu, baking powder, dan garama, aduk sampai rata.
2. Bentuk adonan jadi gulungan memanjang, potong menjadi 25 bagian, kemudian bulatkan.
3. Celupkan setiap bulatan ke dalam air, gulingkan ke wijen.
4. Goreng dalam minyak yang tidak terlalu panas sampai matang dan berwarna kecoklatan.

Untuk : 25 buah
0

Kue Gemblong

Gemblong merupakan kue tradisional yang populer di kalangan masyarakat Betawi, Jawa dan Sunda. Di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, kue gemblong lebih dikenal dengan nama Getas. Baik kue gemblong maupun getas berbentuk bulat lonjong, dengan variasi bahan utama berupa tepung ketan putih atau hitam, serta memiliki rasa yang manis legit.

Variasi lainnya terletak pada bahan besta atau gula salutnya, yang bisa berupa gula merah atau gula berwarna putih. Sementara gemblong khas Betawi menggunakan ketan hitam dengan salutan gula berwarna putih.

Umumnya, gemblong populer dikenal dan diasosiasikan dengan penggunaan tepung ketan putih dan salutan gula merah, sehingga kuenya cendrung berwarna kuning kecokelatan. Sedangkan untuk getas, selain penggunaan tepung ketan putih, juga ditambah dengan tepung ketan hitam dan salutan gula berwarna putih, sehingga warna kuenya cendrung berwarna hitam bersalut besta gula putih.

Kue Gemblong

BAHAN :
200 gr tepung ketan
100 gr kelapa parut kasar
125 ml santan hangat dari 1/2 butir kelapa
1/2 sdt garam
Minyak goreng secukupnya

BAHAN BESTA :
100 gr gula pasir
100 gr gula merah sisir
150 ml air
2 lembar daun pandan, simpulkan

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung ketan putih, kelapa parut kasar, dan garam. Aduk rata. Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai kalis.
2. Ambil sedikit adonan. Bentuk bulat lonjong agak pipih.
3. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan dengan api sedang sampai matang. Angkat dan dinginkan.
4. Untuk Bahan Besta : Panaskan air, gula pasir, gula merah, dan daun pandan sambil diaduk sampai kental dan berbusa.
5. Masukkan gemblong yang sudah digoreng. Aduk sampai terbalur besta gula. Matikan api. Aduk terus sampai terbalut besta gula merata dan kering.

Untuk : 16 buah
0

Kue Biji Ketapang

Inilah kue nusantara lainnya yang namanya mengandung nama bagian tumbuhan selain kue akar kelapa. Kue biji ketapang merupakan salah satu kue tradisional khas Betawi, dengan bentuk kue meruncing di kedua ujungnya menyerupai biji pohon ketapang.

Kue biji ketapang dibuat melalui proses penggorengan dan biasanya disajikan sebagai kue kering hari raya Idul Fitri. Penggunaan margarin, kelapa parut dan santan dalam penganan ini membuat rasa kuenya lebih gurih dan renyah. Selain sebagai kue kering pada saat hari raya, kue biji ketapang ini enak juga dinikmati sebagai camilan di saat-saat santai.

Kue Biji Ketapang

BAHAN :
250 gr tepung terigu protein sedang
75 gr gula pasir
50 gr margarin
1 butir telur
40 ml santan instan
100 gr kelapa parut kasar, sangrai, haluskan
1/2 sdt garam
Minyak untuk menggoreng

CARA MEMBUAT :
1. Campur telur, gula pasir, garam, dan santan instan. Aduk sampai gula larut.
2. Masukkan tepung terigu, dan kelapa parut sangrai. Aduk sampai tercampur rata. Tambahkan margarin. Aduk rata lagi.
3. Pulung adonan, potong-potong serong dengan panjang 1 cm.
4. Panaskan minyak goreng di atas api kecil. Goreng adonan sampai matang berwarna kecokelatan dan renyah. Simpan dalam stoples tertutup untuk menjaga kerenyahannya.

Untuk : 575 gram
0

Kue Widaran

Kue widaran yang satu ini bentuknya dibuat menyerupai angka delapan (8) dan merupakan salah satu kue tradisional khas Jawa Tengah. Kue widaran bahkan menjadi salah satu oleh-oleh khas dari daerah Ungaran.

Beberapa variasi dan modifikasi kue widaran yang dikenal di antaranya adalah kue widaran keju dan kue telur gabus yang berbentuk lonjong.

Kue widaran dengan rasa manis, renyah dan gurih ini cocok dijadikan sebagai camilan santai dan juga sebagai kue kering hari raya Idul Fitri yang tinggal beberapa minggu lagi. Bahan yang dibutuhkan cukup sederhana, begitu juga dengan cara pembuatannya yang relatif mudah.

Kue Widaran

BAHAN :
250 gr tepung ketan
100 ml santan kental
1 butir telur, kocok hingga berbuih
Sedikit garam

BAHAN GULA SALUT/PELAPIS :
100 gr gula pasir
50 ml air

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung ketan, garam, dan telur. Aduk rata dan remas sambil dituangi santan sedikit demi sedikit hingga adonan dapat dibentuk. Ambil adonan sesendok demi sesendok, gulung memanjang sebesar batang pensil, bentuk menyerupai angka 8.
2. Siapkan dua wajan, masing-masing berisi minyak goreng yang belum dipanaskan.(Ini dimaksudkan untuk mempercepat proses penggorengan)
3. Masukkan secukupnya adonan yang telah dibentuk angka 8 ke dalam satu wajan. Nyalakan api sedang, goreng hingga mengembang dan matang. Matikan api, tiriskan.
4. Goreng bagian adonan angka 8 berikutnya dalam wajan lain yang berisi minyak dingin. Lakukan cara demikian berselang-seling sampai adonan habis.
5. Dalam penggorengan yang bersih dengan api kecil, larutkan gula dan air sampai kental. Masukkan kue widaran goreng, aduk cepat dan rata.
6. Angkat, dinginkan sampai gula kering. Simpan dalam stoples atau wadah kedap udara agar kue tahan lama dan terjaga kerenyahannya.

Tips enak kue widaran : Sebelum disalut/dilapisi gula, kue widaran harus benar-benar dalam keadaan kering supaya tidak keras ketika disantap. Bila perlu, jemur di bawah sinar matahari selama 1 jam.
0

Telur Berselimut

Telur berselimut merupakan camilan praktis teman minum teh. Dinamakan telur berselimut bisa jadi dikarenakan bahan telurnya yang sudah dicampur dengan tepung kanji, setelah melalui proses penggorengan kemudian "diselimuti" dengan besta yang terbuat dari gula merah, kacang tanah sangrai yang dicincang dan wijen.

Penganan yang digoreng memang paling praktis dan cocok untuk teman minum teh. Bisa juga dijadikan sebagai kue kering hidangan untuk hari-hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri, Imlek, Natal dan perayaan lainnya. Karena tahan lama, telur berselimut ini bisa dibuat dalam jumlah banyak sekaligus.

Telur Berselimut

BAHAN :
250 gr tepung kanji
3 butir telur
125 ml air
2 sdm gula pasir
1/2 sdt baking powder
Garam secukupnya
Minyak goreng

BAHAN BESTA :
150 gr gula merah
25 ml air
200 gr kacang tanah, sangrai, lalu cincang
100 gr wijen

CARA MEMBUAT :
1. Kocok telur sampai putih.
2. Tambahkan tepung kanji, aduk perlahan.
3. Masukkan air, garam dan gula, uleni sampai kalis. Diamkan.
4. Ambil 1 sdt adonan, bentuk bulat kecil, masukkan ke dalam minyak goreng dingin. 5. Masak di atas api sampai kecoklatan, angkat.
6. Panaskan gula merah dan air hingga berambut/berserabut, tambahkan kacang tanah dan wijen, lalu kue, aduk rata.
7. Angkat dan pisahkan agar tidak menempel, simpan dalam stoples.

Untuk : 350 gram
0

Bolang-Baling Pisang Ambon

Bolang-baling merupakan sejenis penganan goreng tradisional yang tampilan dan teksturnya menyerupai roti goreng. Di beberapa daerah di Indonesia dikenal juga dengan nama roti bolang-baling atau kue golang-galing. Kue bolang-baling dengan tekstur yang empuk ini cocok dijadikan sebagai kudapan teman minum teh atau kopi di saat-saat santai atau sebagai camilan saja.

Ada beberapa variasi dan kreasi untuk lapisan kue bolang-baling, yang paling umum adalah menggunakan gula merah dan wijen.

Untuk kue bolang-baling pisang ambon ini dipergunakan tepung gula sebagai bahan pelapis/taburan, sementara adonannya menggunakan campuran pisang ambon sehingga memberikan aroma pisang yang khas.

Bolang-Baling Pisang Ambon

BAHAN :
425 gr tepung terigu yang telah diayak
100 gr gula pasir
1 sdm ragi instan
50 ml air
2 butir telur
200 gr pisang ambon
100 gr tepung terigu untuk taburan
150 gr tepung gula
500 ml minyak goreng

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung terigu dengan gula pasir dan ragi instan.
2. Tambahkan telur. Aduk dan tuangkan air. Uleni hingga kalis.
3. Tambahkan pisang ambon, lalu diamkan 30 menit.
4. Gilas adonan setebal 2 cm, lalu potong persegi 4x5 cm, diamkan 15 menit, lalu gulingkan di atas tepung terigu.
5. Goreng hingga matang, lalu tata di atas piring. Taburi kue bolang-baling dengan tepung gula, lalu hidangkan.

Untuk : 28 buah
0

Kue Kelici

Kue kelici merupakan salah satu kue nusantara yang dikategorikan sebagai kue kering atau camilan. Kue kelici ini adalah camilan khas dari daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Munculnya kue kelici kemungkinan terinspirasi oleh kue janhagel, kue kering khas Belanda yang biasa dibuat dalam berbagai variasi bentuk. Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, kelici bisa berarti biji buah yang bulat dan keras (untuk permainan dan sebagainya) dan juga kelereng, gundu, keneker, guli.

Perbedaannya, kue janhagel versi nusantara ini dibuat tanpa menggunakan oven, melainkan melalui proses penggorengan, dan tanpa penggunaan bahan mentega. Kue kelici juga dikenal dengan nama kue bintang, karena bentuk kuenya yang menyerupai bintang. Bahan yang diperlukan untuk membuat kue kelici ini cukup sederhana, begitu juga dengan proses pembuatannya.

Biasanya kue kelici disajikan dalam acara besar, khususnya saat perayaan Idul Fitri. Sebagai kue kering, kue kelici ini bisa juga dijadikan sebagai salah satu alternatif suguhan kue untuk para tamu di hari besar perayaan lainnya seperti Natal, Tahun Baru dan Tahun Baru Imlek serta acara khusus lainnya. Kue kelici juga cocok dijadikan sebagai camilan pendamping saat minum kopi atau teh hangat yang sudah menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

Kue Kelici

BAHAN :
250 gr tepung terigu
100 gr gula halus
2 butir telur
1/2 sdt garam
50 gr margarin
1 sdt wijen hitam
Santan secukupnya
Minyak goreng secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung terigu, gula halus, telur, wijen, garam, dan margarin, aduk rata. Tambahkan santan sedikit demi sedikit, aduk hingga kalis.
2. Giling adonan dan bentuk bulat panjang sebesar jari telunjuk atau menyerupai tali tambang, kemudian potong-potong pinggiran tali jangan sampai putus, lalu bentuk lingkaran (menyerupai kincir/bunga). Lakukan pada semua adonan, sisihkan.
3. Panaskan minyak, goreng hingga kecoklatan dan kering, angkat, tiriskan. Simpan dalam stoples agar lebih tahan lama.

Untuk : 350 gram
0

Kue Bola Ubi

Ubi jalar merupakan salah satu bahan utama yang sering dipakai dalam pembuatan kue tradisional nusantara selain singkong atau ubi kayu. Dengan sedikit kreativitas, ubi jalar ini bisa diolah menjadi kudapan berbentuk bola-bola yang manis yang dikenal dengan nama kue bola ubi, yang cocok untuk teman minum kopi atau teh.

Kue bola ubi paling enak disantap selagi masih hangat karena tekstur kulit kuenya yang masih renyah. Kue bola ubi ini juga sering ditemukan dijual di pasar-pasar tradisional yang juga merupakan salah satu kue jajanan pasar favorit. Kue bola ubi kadang ditulis dengan nama "kue bola obi".

Kue Bola Ubi

BAHAN :
500 gr ubi merah atau kuning, cuci bersih
100 gr gula pasir halus
3 sdm tepung terigu
200 gr nangka, iris kotak kecil
100 gr gula pasir (untuk bahan saus gula)
75 ml air
1/4 sdt vanili
Gula bubuk secukupnya untuk taburan
Minyak goreng secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Kukus ubi jalar sampai matang, angkat, kupas.
2. Selagi panas, haluskan dan campur ubi dengan gula pasir halus, vanili, dan tepung terigu, aduk sambil dihaluskan.
3. Ambil 1 (satu) sdm ubi, bentuk bulat lalu pipihkan. Isi dengan nangka dan bentuk bulat sebesar bola bekel. Lakukan pada semua adonan bahan sampai habis.
4. Panaskan minyak, goreng sampai matang berwarna kecoklatan. Angkat, tiriskan.
5. Sajikan dengan taburan gula bubuk atau saus gula.
6. Untuk saus gula : masak gula pasir, air dan vanili hingga kental. (Opsional)

Untuk : 10 buah

NB : Untuk bahan isian bisa diganti dengan bahan lain sesuai selera seperti kacang tanah halus, cokelat, kacang merah halus dan bahan lainnya.
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com