Pages

Tampilkan postingan dengan label KUE HARI RAYA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KUE HARI RAYA. Tampilkan semua postingan

Keukarah alias Kue Karah

Keukarah atau dalam bahasa Indonesia disebut kue karah, adalah salah satu kue tradisional khas Aceh yang terbuat dari campuran tepung beras dan santan. Ciri khas kue kering ini adalah bentuknya yang unik menyerupai sabit dan berserabut seperti sarang burung.

Kue ini sering dijumpai pada pesta pernikahan sebagai hantaran dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan. Selain itu, kue kering dengan tekstur yang renyah dan bercita rasa manis ini juga hadir pada berbagai acara adat istiadat dan kenduri Aceh, dan pada saat hari raya Idul Fitri. Kue ini juga menjadi salah satu oleh-oleh khas dari Aceh karena bentuknya yang unik tersebut.

Keukarah alias Kue Karah
BAHAN:
500 gr tepung beras
100 gr gula pasir
Air secukupnya
Minyak goreng secukupnya

CETAKAN:
Batok kelapa dengan lubang yang banyak (cetakan kue karah)

CARA MEMBUAT:
1. Siapkan wadah. Campur semua bahan. Aduk rata.
2. Siapkan cetakan. Masukkan adonan ke dalam cetakan.
3. Siapkan wajan. Panaskan sedikit minyak. Cetak adonan berbentuk bulan sabit langsung di atas wajan. Goreng hingga matang. Angkat dan tiriskan.

Untuk: 20 buah
0

Kue Siput alias Kue Garpu

Kue nusantara yang satu ini memiliki nama yang cukup unik, kue siput karena bentuknya yang menyerupai siput. Juga dikenal dengan nama kue garpu karena bentuk siputnya dihasilnya dengan menggunakan garpu. Dari segi rasa dan tekstur, kue siput ini memiliki rasa gurih, renyah, dan sedikit asin. Rasa gurihnya terutama berasal dari bahan santan kental dan mentega yang digunakan.

Kue siput alias kue garpu ini cocok disajikan sebagai salah satu kue kering untuk menyemarakkan suasana perayaan di hari-hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Natal, dan bisa juga untuk suguhan Tahun Baru Imlek. Selain itu, kue siput ini juga bisa menjadi camilan yang menyenangkan di saat-saat santai di rumah sambil menonton acara televisi.
Kue Siput alias Kue Garpu
BAHAN :
150 gr tepung terigu
50 gr tepung tapioka
1 sdm mentega
50 ml santan kental
1 sdt garam
1/2 sdt penyedap rasa
1 helai daun seledri (iris halus)
1/2 liter minyak goreng

CARA MEMBUAT:
1. Campurkan tepung terigu dan tapioka. Setelah itu, masukkan garam dan penyedap rasa. Lalu masukkan santan dan mentega, aduk adonan sampai kalis.
2. Masukkan irisan daun seledri, aduk rata, sisihkan.
3. Ambil sedikit adonan, kemudian pipihkan dengan garpu, gulung. Ulangi sampai adonan habis.
4. Goreng adonan sampai matang dan kecokelatan. Angkat dan sisihkan.
5. Simpan ke dalam stoples-stoples cantik yang telah disiapkan sebelumnya.
0

Kue Kering Kacang Tanah

Kue kering kacang tanah adalah salah satu kue kering populer yang terutama disajikan pada momen-momen perayaan seperti hari raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru, serta Tahun Baru Imlek. Dengan bahan utamanya berupa kacang tanah yang telah dikupas kulitnya, kue kering ini bisa dibuat dalam berbagai variasi bentuk seperti bentuk hati, bulat, persegi panjang, bulan sabit, dan bunga. Kue kering ini juga merupakan salah satu kue yang tetap diminati sejak zaman dahulu hingga sekarang karena cita rasanya yang lembut, renyah, dan gurih, serta proses pembuatannya yang cukup mudah dan sederhana.
Kue Kering Kacang Tanah

BAHAN :
250 gr kacang tanah yang sudah disangrai dan tanpa kulit
400 gr tepung terigu
150 gr gula, lebih bagus jika menggunakan gula halus
1/2–1 sdt garam atau secukupnya
200 gr minyak goreng atau margarin
2 butir kuning telur
Badam atau kenari atau wijen untuk taburan (opsional)
Mentega untuk polesan

CARA MEMBUAT :
1. Haluskan kacang tanah sampai benar-benar halus, kemudian campurkan tepung terigu, gula, dan garam. Aduk-aduk hingga semua bahan tercampur rata.
2. Tambahkan minyak goreng ataupun margarin yang sudah dicairkan ke dalam adonan.
3. Ambil sedikit adonan dan bentuk bulat-bulat pipih atau bisa juga bentuk lainnya sesuai selera pada sebuah loyang sampai semua adonan tercetak. Oleskan margarin di atas adonan.
4. Tambahkan badam ataupun kenari atau wijen di atas adonan kue. (lewati tahap ini jika tidak menggunakan bahan-bahan ini)
5. Masukkan semua adonan kue yang sudah dicetak tadi ke dalam oven dengan suhu antara 150-170 derajat Celcius selama kurang lebih 25-30 menit atau sampai kue matang.
6. Sesudah matang, dinginkan kue terlebih dahulu pada suhu ruangan. Kue kering kacang tanah pun sudah siap untuk dinikmati. Untuk menjaga kerenyahannya, bisa disimpan di dalam stoples atau wadah kedap udara lainnya.
0

Prol Tapai Singkong

Kue prol tapai singkong merupakan salah satu oleh-oleh khas yang terkenal dari Kota Jember, Jawa Timur. Kata "prol" artinya adalah produk makanan semibasah yang dibuat dari campuran bahan secara bertahap dan proses akhirnya dengan pemanggangan adonan, di mana adonan tersebut terdiri dari tepung terigu, margarin cair, tepung maizena, garam, gula, telur, dan susu cair.

Prol tapai teksturnya sangat padat karena bahan dasarnya tapai, dengan perbandingan tapai dan tepung terigu 6:1. Prol tapai dapat dibuat lebih menarik dengan penambahan cokelat, kismis, sukade, atau keju. Salah satu prol tapai yang terdapat di pasaran adalah prol tapai singkong. Kue prol tapai singkong mempunyai warna kuning kecokelatan, teksturnya sangat lembut, dan rasanya manis.

Prol Tapai Singkong
BAHAN :
500 gr tapai singkong, buang seratnya
200 gr tepung terigu
100 gr kismis
200 gr gula pasir
200 ml santan dari 1/2 butir kelapa
6 butir telur
1/2 sdm garam
50 gr cokelat cair
2 sdm tepung gula

CARA MEMBUAT :
1. Siapkan loyang ukuran 22 cm, olesi degan mentega dan tepung terigu.
2. Campurkan tapai, gula pasir, telur, tepung terigu, air, garam, aduk rata. Masukkan kismis, aduk sebentar, tuangkan ke dalam loyang.
3. Panggang selama 45 menit. Angkat, dinginkan.
4. Sajikan dengan dipotong-potong, siram cokelat cair dan taburi tepung gula.

Untuk : 15 potong
0

Kue Kering Sagu Keju

Dilihat dari namanya, kue sagu keju ini merupakan perpaduan kue cita rasa khas nusantara dan barat. Tepung sagu merupakan bahan yang lazim digunakan dalam berbagai penganan nusantara, sedangkan keju merupakan produk makanan olahan dari susu sudah populer di dunia barat. Kue kering sagu keju dengan rasa yang seru dan unik ini merupakan salah satu kue suguhan yang populer di momen hari raya.

Kue Kering Sagu Keju

BAHAN :
350 gr tepung sagu
125 gr tepung terigu
200 gr margarin
200 gr gula halus
3 butir telur
1/2 sdm parutan kulit jeruk lemon
200 gr keju tua, parut

CARA MEMBUAT :
1. Kocok margarin dan gula halus hingga putih, masukkan telur dan kocok lagi hingga lembut.
2. Tambahkan dengan kulit jeruk lemon, keju parut, tepung sagu, dan tepung terigu, aduk rata.
3. Masukkan adonan dalam plastik segitiga yang telah diberi cetakan semprit bentuk bintang.
4. Siapkan loyang yang telah dioles margarin, sempritkan adonan melingkar. Lakukan pada semua bahan adonan sampai habis.
5. Panggang dalam oven hingga matang dan kering. Angkat, dinginkan.
6. Masukkan dalam stoples kedap udara dan tutup rapat.

Untuk : 300 gram
0

Kue Bolu Cermai

Kue bolu cermai merupakan salah satu kue tradisional khas Melayu, sehingga lazim ditemukan di Riau dan Malaysia. Kue ini juga biasanya dijual sepanjang tahun di toko-toko serba ada maupun pasar-pasar tradisional di kota Pekanbaru, Riau. Dinamakan bolu cermai karena bentuk asli kuenya yang mungil menyerupai buah cermai bila dilihat dari kejauhan. Di Malaysia, kue bolu cermai dikenal dengan nama "kuih bahulu cermai". Konon, kata kue "bahulu" berasal dari frasa "buah tangan dari hulu". Selain "kuih bahulu cermai", di Malaysia juga dikenal jenis "kuih bahulu" lainnya yakni "bahulu gulung", dan "bahulu lapis", yang di Indonesia dinamakan kue bolu gulung dan bolu lapis.

Kue bolu cermai umumnya disajikan terutama pada hari raya, acara syukuran, kenduri, dan berbagai acara kemasyarakatan lainnya. Kue ini juga merupakan salah satu suguhan khas Tahun Baru Imlek di Riau dan Malaysia. Selain itu, kue ini cocok menjadi teman minum teh atau kopi, karena kue ini agak seret, mungkin dikarenakan pembuatannya yang tanpa menggunakan mentega. Kue bahulu ini umumnya berupa kue mungil, berbentuk buah cermai, bunga, dan bentuk lainnya sesuai jenis cetakan yang digunakan. Karena bentuk kuenya yang mungil dan lucu, kue ini juga sangat disukai oleh anak-anak.

Kue Bolu Cermai

BAHAN :
200 gr tepung terigu protein tinggi
150 gr gula pasir
6 butir telur ayam
3 sdm minyak kelapa
1/2 sdt baking powder

CARA MEMBUAT :
1. Ayak tepung terigu dan baking powder. Sisihkan.
2. Kocok gula dan telur menggunakan mixer hingga pucat dan mengembang.
3. Masukkan tepung, aduk lipat menggunakan spatula karet hingga rata. Tuang minyak, aduk rata.
4. Tuang ke dalam cetakan besi bentuk bunga yang sudah diolesi minyak.
5. Panggang dalam oven panas 200 ºC hingga mengembang dan matang (± 15 menit). Keluarkan. Sajikan hangat.

Untuk : 20 buah
0

Kue Timpan

Kue timpan merupakan kue tradisional khas dari daerah Aceh. Kue timpan termasuk jenis kue bertekstur lunak dengan rasa srikaya yang dibungkus dengan daun pisang muda.

Kue ini digemari oleh segala kalangan usia karena rasanya yang enak dan teksturnya yang lembut. Bahan untuk membuat kue ini juga mudah diperoleh.

Kue ini biasanya dibuat satu atau dua hari menjelang Lebaran dan dijadikan sebagai hidangan wajib pada saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Selain itu, kue timpan juga dihadirkan sebagai hidangan pembuka utama bagi para tamu yang hadir pada pesta pernikahan tradisional Aceh.

Kue Timpan
BAHAN ADONAN KULIT :
250 gr pisang raja, haluskan
200 gr tepung ketan
2 sdm santan kental
1 sdm air kapur sirih
1/4 sdt garam

BAHAN ISI :
2 butir telur ayam
50 ml santan kental
100 gr gula pasir
25 gr nangka masak, cincang kecil
1/2 sdt tepung terigu
1 lembar daun pandan
50 gr kelapa muda, parut halus
1/4 sdt vanili

BAHAN LAINNYA :
Daun pisang muda untuk membungkus
Minyak goreng untuk mengoles

CARA MEMBUAT :
1. Untuk Adonan Kulit : Aduk tepung ketan dan pisang raja yang sudah dihaluskan, masukkan santan, air kapur dan garam hingga tercampur rata.
2. Untuk Bahan Isi : Kocok telur dan gula hingga kental dengar mixer, lalu masukkan tepung terigu dan santan kental. Aduk hingga rata, tambahkan nangka masak yang sudah dicincang kecil dan kelapa muda parut halus, lalu beri daun pandan. Masak sampai kental, kemudian angkat. Beri vanili, lalu aduk rata lagi. Setelah matang, dinginkan dan gunakan sebagai bahan isi timpan.
3. Ambil daun pisang muda yang telah dipotong–potong sesuai ukuran untuk satu timpan (panjang sesuai selera). Olesi dengan minyak, lalu ambil 1 sdm adonan kulit, pipihkan di atas daun pisang. Kemudian beri bahan isi secukupnya, lalu gulung sampai bahan isi tertutup adonan.
4. Lipat dan bungkus sesuai bentuk kue timpan, lakukan sampai adonan habis.
5. Kukus hingga matang selama lebih kurang 10 menit.
0

Roti Jala Saus Durian

Meski menyandang kata roti, bentuk roti jala tidak menyerupai roti pada umumnya. Roti jala merupakan penganan tradisional khas Melayu, sehingga bisa ditemukan di daerah Sumatera Utara, Riau serta Semenanjung Malaysia dan Singapura.

Dinamakan roti jala karena bentuk kuenya yang dibuat menyerupai jala atau jaring. Roti jala biasa disajikan bersama kari atau saus durian. Untuk saus bisa dikembangkan dan dikreasikan sesuai selera masing-masing, seperti srikaya dan cokelat.

Roti jala biasanya disajikan di acara-acara silaturahmi keluarga dan sosial, seperti pesta pernikahan, kenduri, dan syukuran masyarakat Melayu. Roti jala juga sering disajikan sebagai hidangan pada saat perayaan Idul Fitri.

Roti Jala Saus Durian
BAHAN ROTI JALA :
150 gr tepung terigu protein sedang
250 ml santan dari 1/4 butir kelapa (bisa juga diganti dengan susu cair)
2 butir telur ayam, kocok
1 sdt garam
2 sdm minyak goreng
1 sdm margarin, lelehkan

BAHAN SAUS DURIAN :
200 gr daging buah durian
300 ml santan, dari 1/2 butir kelapa
100 gr gula merah, sisir halus
50 gr gula pasir
1/4 sdt garam
2 lembar daun pandan

CARA MEMBUAT ROTI JALA :
1. Masukkan semua bahan roti jala sampai tercampur rata. Saring supaya tidak terdapat butiran kasar yang bisa tersangkut pada lubang wadah cetakan nanti.
2. Masukkan adonan ke dalam wadah cetakan roti jala atau plastik segitiga.
3. Panaskan wajan antilengket dengan api kecil, semprotkan adonan di atas wajan dengan gerakan membentuk jala atau jaring.
4. Jika sudah matang, pindahkan roti jala ke piring, balikkan sehingga bagian atas menghadap ke bawah, kemudian digulung.
5. Ulangi sampai adonan habis.
6. Sajikan roti jala dengan siraman saus durian.

CARA MEMBUAT SAUS DURIAN :
1. Masak santan, gula, dan garam hingga mendidih. Saring.
2. Masak lagi bersama daun pandan dan daging buah durian sambil diaduk sampai mendidih. Saus durian siap dihidangkan bersama roti jala.

Tips : Simpan roti jala dalam wadah kedap udara agar tidak menjadi kering dan keras.
0

Kue Sagon Panggang

Kue sagon panggang ini mirip dengan kue sagon kelapa, terutama dari bahan-bahan dasarnya berupa kelapa parut dan tepung sagu atau ketan. Perbedaannya terletak pada penggunaan bahan margarin. Kue sagon panggang ini menggunakan margarin, sedangkan pada kue sagon kelapa tidak dipakai margarin.

Perbedaan lainnya, adonan kue sagon kelapa terlebih dahulu dicetak dalam cetakan oval, baru kemudian dipindahkan ke loyang untuk dipanggang. Sementara adonan kue sagon panggang, setelah tercampur rata, langsung dituangkan pada loyang kemudian dipanggang. Setelah matang baru dipotong-potong dengan bentuk persegi panjang. Kue sagon panggang ini merupakan salah satu kue kering yang sering disajikan pada saat hari raya Idul Fitri.

Kue Sagon Panggang

BAHAN :
500 gr tepung sagu
350 gr kelapa parut
250 gr gula pasir
150 gr margarin
1 kuning telur
1/2 sdt vanili
1/2 sdt garam

CARA MEMBUAT :
1. Kocok margarin sampai berwarna pucat. Masukkan kuning telur, kocok rata, sisihkan.
2. Dalam wadah lain, campur semua bahan kecuali tepung sagu, remas-remas sampai gula larut. Masukkan tepung sagu, campur rata, lalu masukkan campuran margarin dan telur, aduk rata.
3. Panaskan oven dengan suhu 160 °C. Tuang dan tipiskan adonan setebal +- 4 mm pada loyang yang diolesi margarin. Gurat-gurat dengan pisau tajam membentuk segi empat berukuran 4x6 cm.
4. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan sebelumnya sampai matang dan kecokelatan. Angkat, gurat kembali dengan pisau selagi kue masih panas dan lunak, agar mudah dilepaskan.
0

Kue Semprit Nanas

Kue semprit nanas ini merupakan salah satu kue kering yang populer di Indonesia dan Malaysia yang sering disajikan sebagai kue hari raya selain kue nastar. Pengertian semprit sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kue kering yang dibuat dari adonan tepung terigu, gula, telur, dan sebagainya yang dicetak dengan menekannya ke luar dari corong yang ujungnya berkembang-kembang kemudian dipanggang dalam oven.

Kue semprit juga dikenal dengan nama kue dahlia karena bentuknya yang menyerupai bunga dahlia.

Selain selai nanas, bahan lain seperti selai stroberi, kismis, blueberry, dan keping cokelat ("chocolate chips") juga bisa digunakan sebagai bahan hiasan kue kering ini.

Kue Semprit Nanas
BAHAN :
150 gr tepung terigu
200 gr margarin
175 gr gula halus
1 kuning telur ayam
Vanili secukupnya
Selai nanas secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Campurkan tepung terigu, margarin, gula halus, dan kuning telur, kemudian aduk sambil diremas-remas.
2. Masukkan vanili, lalu aduk lagi dan diuleni sampai bahan-bahan tersebut menjadi adonan yang lembut.
3. Siapkan loyang dan olesi dengan margarin agar kue tidak lengket saat dipanggang.
4. Masukkan adonan ke dalam plastik yang sudah dipasang cetakan kue semprit berbentuk kerucut pada ujungnya supaya hasil semprotan adonan berbentuk menyerupai bunga.
5. Tata bunga-bunga kue semprit sampai loyang terisi penuh. Tambahkan selai nanas di tengah-tengah kue.
6. Masukkan ke dalam oven dengan suhu kurang lebih 170°C selama 20 menit, atau sampai kue semprit berwarna kuning kecokelatan.
7. Angkat dan tunggu sampai kue semprit benar-benar dingin sebelum disimpan ke dalam stoples.
0

Kue Widaran Keju

Kue widaran keju yang berbentuk lonjong ini merupakan variasi dan modifikasi dari kue widaran yang berbentuk angka 8 dan bersalut gula, selain kue telur gabus yang sama-sama berbentuk lonjong. Kue widaran keju ini juga dikenal dengan nama kue daki dikarenakan bentuk lonjong kuenya dibuat seperti orang membersihkan daki.

Kue widaran keju bisa dikategorikan sebagai kue nusantara atau kue khas Indonesia kontemporer karena penggunaan bahan keju pada kuenya. Kue widaran keju dengan rasa yang gurih dan renyah ini sering disajikan sebagai salah satu kue kering favorit untuk hari raya Idul Fitri, Natal, Tahun Baru dan Tahun Baru Imlek. Bisa juga sebagai camilan untuk menikmati saat-saat santai. Kue widaran keju ini memiliki kemiripan dengan kue kering stik keju.

Kue Widaran Keju

BAHAN :
350 gr tepung kanji/sagu tani
2 sdm keju chedar parut
3 butir telur, kocok sebentar menggunakan garpu
1/4 sdt garam halus
3 sdm mentega
Minyak untuk menggoreng

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung kanji, keju parut, mentega, dan garam. Aduk rata.
2. Masukkan telur sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga terbentuk adonan yang bisa dipulung.
3. Siapkan dua wajan, masing-masing berisi minyak goreng yang belum dipanaskan (minyak dingin).(Ini dimaksudkan untuk mempercepat proses penggorengan)
4. Ambil sejumput adonan, bentuk menggunakan kedua telapak tangan hingga berbentuk lonjong. Tampung hasilnya di dalam wajan satu berisi minyak dingin.
5. Panaskan minyak berisi adonan yang sudah dibentuk dengan api sedang. Goreng hingga mengembang matang dan berwarna kuning kecokelatan. Matikan api, angkat, tiriskan.
6. Goreng bagian adonan berikutnya dalam wajan kedua yang berisi minyak dingin dengan cara yang sama. Lakukan cara demikian berselang-seling sampai adonan habis.
7. Simpan dalam stoples atau wadah kedap udara agar kue tahan lama dan terjaga kerenyahannya.

Untuk : +/- 500 gram

Tips enak kue widaran keju :
1. Jangan pernah menggoreng kue widaran ini langsung ke dalam minyak panas. Selalu mulai dengan minyak dingin untuk mencelup dan menggoreng adonan. Kue akan meletus dan bentuknya menjadi tidak bagus.
2. Jangan memasukkan adonan terlalu banyak dalam penggorengan agar bentuknya bisa bagus.
3. Gunakan api sedang agar adonan tidak pecah.
4. Aduk sesekali selama proses penggorengan agar matangnya rata.
0

Kue Biji Ketapang

Inilah kue nusantara lainnya yang namanya mengandung nama bagian tumbuhan selain kue akar kelapa. Kue biji ketapang merupakan salah satu kue tradisional khas Betawi, dengan bentuk kue meruncing di kedua ujungnya menyerupai biji pohon ketapang.

Kue biji ketapang dibuat melalui proses penggorengan dan biasanya disajikan sebagai kue kering hari raya Idul Fitri. Penggunaan margarin, kelapa parut dan santan dalam penganan ini membuat rasa kuenya lebih gurih dan renyah. Selain sebagai kue kering pada saat hari raya, kue biji ketapang ini enak juga dinikmati sebagai camilan di saat-saat santai.

Kue Biji Ketapang

BAHAN :
250 gr tepung terigu protein sedang
75 gr gula pasir
50 gr margarin
1 butir telur
40 ml santan instan
100 gr kelapa parut kasar, sangrai, haluskan
1/2 sdt garam
Minyak untuk menggoreng

CARA MEMBUAT :
1. Campur telur, gula pasir, garam, dan santan instan. Aduk sampai gula larut.
2. Masukkan tepung terigu, dan kelapa parut sangrai. Aduk sampai tercampur rata. Tambahkan margarin. Aduk rata lagi.
3. Pulung adonan, potong-potong serong dengan panjang 1 cm.
4. Panaskan minyak goreng di atas api kecil. Goreng adonan sampai matang berwarna kecokelatan dan renyah. Simpan dalam stoples tertutup untuk menjaga kerenyahannya.

Untuk : 575 gram
0

Kue Widaran

Kue widaran yang satu ini bentuknya dibuat menyerupai angka delapan (8) dan merupakan salah satu kue tradisional khas Jawa Tengah. Kue widaran bahkan menjadi salah satu oleh-oleh khas dari daerah Ungaran.

Beberapa variasi dan modifikasi kue widaran yang dikenal di antaranya adalah kue widaran keju dan kue telur gabus yang berbentuk lonjong.

Kue widaran dengan rasa manis, renyah dan gurih ini cocok dijadikan sebagai camilan santai dan juga sebagai kue kering hari raya Idul Fitri yang tinggal beberapa minggu lagi. Bahan yang dibutuhkan cukup sederhana, begitu juga dengan cara pembuatannya yang relatif mudah.

Kue Widaran

BAHAN :
250 gr tepung ketan
100 ml santan kental
1 butir telur, kocok hingga berbuih
Sedikit garam

BAHAN GULA SALUT/PELAPIS :
100 gr gula pasir
50 ml air

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung ketan, garam, dan telur. Aduk rata dan remas sambil dituangi santan sedikit demi sedikit hingga adonan dapat dibentuk. Ambil adonan sesendok demi sesendok, gulung memanjang sebesar batang pensil, bentuk menyerupai angka 8.
2. Siapkan dua wajan, masing-masing berisi minyak goreng yang belum dipanaskan.(Ini dimaksudkan untuk mempercepat proses penggorengan)
3. Masukkan secukupnya adonan yang telah dibentuk angka 8 ke dalam satu wajan. Nyalakan api sedang, goreng hingga mengembang dan matang. Matikan api, tiriskan.
4. Goreng bagian adonan angka 8 berikutnya dalam wajan lain yang berisi minyak dingin. Lakukan cara demikian berselang-seling sampai adonan habis.
5. Dalam penggorengan yang bersih dengan api kecil, larutkan gula dan air sampai kental. Masukkan kue widaran goreng, aduk cepat dan rata.
6. Angkat, dinginkan sampai gula kering. Simpan dalam stoples atau wadah kedap udara agar kue tahan lama dan terjaga kerenyahannya.

Tips enak kue widaran : Sebelum disalut/dilapisi gula, kue widaran harus benar-benar dalam keadaan kering supaya tidak keras ketika disantap. Bila perlu, jemur di bawah sinar matahari selama 1 jam.
0

Telur Berselimut

Telur berselimut merupakan camilan praktis teman minum teh. Dinamakan telur berselimut bisa jadi dikarenakan bahan telurnya yang sudah dicampur dengan tepung kanji, setelah melalui proses penggorengan kemudian "diselimuti" dengan besta yang terbuat dari gula merah, kacang tanah sangrai yang dicincang dan wijen.

Penganan yang digoreng memang paling praktis dan cocok untuk teman minum teh. Bisa juga dijadikan sebagai kue kering hidangan untuk hari-hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri, Imlek, Natal dan perayaan lainnya. Karena tahan lama, telur berselimut ini bisa dibuat dalam jumlah banyak sekaligus.

Telur Berselimut

BAHAN :
250 gr tepung kanji
3 butir telur
125 ml air
2 sdm gula pasir
1/2 sdt baking powder
Garam secukupnya
Minyak goreng

BAHAN BESTA :
150 gr gula merah
25 ml air
200 gr kacang tanah, sangrai, lalu cincang
100 gr wijen

CARA MEMBUAT :
1. Kocok telur sampai putih.
2. Tambahkan tepung kanji, aduk perlahan.
3. Masukkan air, garam dan gula, uleni sampai kalis. Diamkan.
4. Ambil 1 sdt adonan, bentuk bulat kecil, masukkan ke dalam minyak goreng dingin. 5. Masak di atas api sampai kecoklatan, angkat.
6. Panaskan gula merah dan air hingga berambut/berserabut, tambahkan kacang tanah dan wijen, lalu kue, aduk rata.
7. Angkat dan pisahkan agar tidak menempel, simpan dalam stoples.

Untuk : 350 gram
0

Kue Kelici

Kue kelici merupakan salah satu kue nusantara yang dikategorikan sebagai kue kering atau camilan. Kue kelici ini adalah camilan khas dari daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Munculnya kue kelici kemungkinan terinspirasi oleh kue janhagel, kue kering khas Belanda yang biasa dibuat dalam berbagai variasi bentuk. Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, kelici bisa berarti biji buah yang bulat dan keras (untuk permainan dan sebagainya) dan juga kelereng, gundu, keneker, guli.

Perbedaannya, kue janhagel versi nusantara ini dibuat tanpa menggunakan oven, melainkan melalui proses penggorengan, dan tanpa penggunaan bahan mentega. Kue kelici juga dikenal dengan nama kue bintang, karena bentuk kuenya yang menyerupai bintang. Bahan yang diperlukan untuk membuat kue kelici ini cukup sederhana, begitu juga dengan proses pembuatannya.

Biasanya kue kelici disajikan dalam acara besar, khususnya saat perayaan Idul Fitri. Sebagai kue kering, kue kelici ini bisa juga dijadikan sebagai salah satu alternatif suguhan kue untuk para tamu di hari besar perayaan lainnya seperti Natal, Tahun Baru dan Tahun Baru Imlek serta acara khusus lainnya. Kue kelici juga cocok dijadikan sebagai camilan pendamping saat minum kopi atau teh hangat yang sudah menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

Kue Kelici

BAHAN :
250 gr tepung terigu
100 gr gula halus
2 butir telur
1/2 sdt garam
50 gr margarin
1 sdt wijen hitam
Santan secukupnya
Minyak goreng secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung terigu, gula halus, telur, wijen, garam, dan margarin, aduk rata. Tambahkan santan sedikit demi sedikit, aduk hingga kalis.
2. Giling adonan dan bentuk bulat panjang sebesar jari telunjuk atau menyerupai tali tambang, kemudian potong-potong pinggiran tali jangan sampai putus, lalu bentuk lingkaran (menyerupai kincir/bunga). Lakukan pada semua adonan, sisihkan.
3. Panaskan minyak, goreng hingga kecoklatan dan kering, angkat, tiriskan. Simpan dalam stoples agar lebih tahan lama.

Untuk : 350 gram
0

Sumpia Serundeng

Sumpia merupakan salah satu kue kering atau camilan tradisional yang digoreng. Sumpia bisa dianggap sebagai bentuk mini dari lumpia.

Sesuai namanya, sumpia serundeng ini menggunakan bahan isi utama yang berasal dari serundeng kelapa. Bagi Anda yang sedang mencari kue kering untuk hidangan acara silaturahmi lebaran Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi, sumpia serundeng ini bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan yang pas.

Selain sebagai kue kering untuk Hari Raya Idul Fitri, sumpia serundeng ini juga bisa disajikan dalam acara hari besar lainnya seperti Hari Natal, Tahun Baru dan Tahun Baru Imlek dan acara keluarga lainnya. Bisa juga sebagai camilan saja di saat santai.

Sumpia Serundeng

BAHAN :
50 lembar kulit lumpia, potong menjadi empat
150 gr kelapa parut
2 siung bawang putih, haluskan
2 sdt gula pasir
1 sdt garam
100 ml air
Putih telur secukupnya
Minyak goreng secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Panaskan 1 sdm minyak, tumis bawang putih hingga harum, masukkan kelapa parut, gula pasir, air dan garam. Aduk rata hingga kelapa agak mengering, angkat, sisihkan.
2. Ambil satu lembar kulit lumpia, isi dengan 1/4 sdt serundeng, lipat bentuk lumpia dan rekatkan dengan putih telur, sisihkan.
3. Panaskan minyak, goreng sumpia hingga kecoklatan dan kering, angkat, tiriskan. Simpan dalam stoples.

Untuk : 200 gram
0

Kue Telur Gabus Kacang

Kue telur gabus kacang merupakan kue tradisional yang rasanya gurih dan renyah. Meskipun memakai nama "telur gabus", kue ini sama sekali tidak menggunakan bahan berupa telur ikan gabus, tetapi dari tepung sagu dan terigu.

Mungkin dikarenakan bentuk kue ini yang mengembung lonjong mirip dengan telur ikan gabus yang bergerombol sehingga dinamakan kue telur gabus. Kue telur gabus ini merupakan salah satu variasi atau modifikasi dari kue widaran yang bersalut gula. Nama lain untuk kue telur gabus adalah kue telur belanak.

Kue telur gabus dengan rasa kacang tanah ini adalah salah satu variasi dan kreasi dari kue telur gabus, selain kue telur gabus polos, keju, dan aneka rasa lainnya. Kue telur gabus sering dihadirkan sebagai salah satu kue kering lebaran pada saat Hari Raya Idul Fitri dan hari besar lainnya, atau sekadar sebagai camilan di saat santai.

Dengan bahan dan cara pembuatan yang tidak terlalu rumit serta hasil pembuatan kue telur gabus kacang dari resep ini yang bisa mencapai 2500 gram (2,5 kg), kue ini sangat layak dijadikan sebagai salah satu kue kering pilihan untuk Hari Raya Idul Fitri.

Kue Telur Gabus Kacang

BAHAN TELUR GABUS :
480 gr tepung sagu tani
150 gr tepung terigu protein sedang
150 gr maizena
150 gr kacang tanah kupas, sangrai, blender sampai lembut
9 butir telur, kocok lepas
135 ml air
3 sdm gula tepung
1/2 sdt garam
Minyak untuk menggoreng

BAHAN BESTA :
800 gr gula pasir
200 gr gula merah, sisir
600 ml air

CARA MEMBUAT :
1. Kocok lepas telur. Tambahkan air, tepung gula dan garam. Aduk rata dengan garpu. Masukkan kacang tanah. Aduk rata.
2. Tuang ke dalam campuran tepung sagu tani, maizena, dan tepung terigu. Aduk rata. 3. Pilin kecil adonan. Masukkan dalam minyak dingin.
4. Goreng sampai matang di atas api sedang. Angkat, tiris dan dinginkan. (Hasil ini dinamakan "telur gabus")
5. Rebus bahan besta sampai berambut/berserabut. Masukkan telur gabus. Aduk rata, matikan api. Aduk terus sampai kering.

Untuk : 2500 gram

Tips : Untuk mengetes bahan besta apakah sudah berambut/berserabut, bisa dengan meneteskan larutan gula di atas meja, kemudian tekan dengan ujung jari. Jika sudah tidak menempel di ujung jari tangan, berarti bahan besta sudah berambut dan bahan telur gabus siap dimasukkan.
0

Kue Lidah Kucing

Kue unik ini dinamakan kue lidah kucing karena bentuknya yang menyerupai lidah kucing. Sebenarnya kue lidah kucing merupakan kue yang berasal dari negeri Belanda yang dibawa masuk ke Indonesia seiring dengan kolonialisasi Belanda. Kue ini dalam bahasa Belandanya dinamakan "katte tong".

Meskipun bukan merupakan kue asli Indonesia, namun kue lidah kucing sudah dikenal luas dan disukai di seluruh nusantara. Kue lidah kucing merupakan salah satu kue kering yang menjadi sajian khas di musim perayaan seperti Lebaran Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru Imlek yang tinggal beberapa hari lagi. Kue lidah kucing dengan rasanya yang renyah akan lumer ketika menyentuh lidah.

Kue Lidah Kucing

BAHAN :
250 gr tepung terigu
250 gr margarin
150 gr gula halus
1/2 sendok teh vanili bubuk
5 putih telur kocok hingga kaku

CARA MEMBUAT :
1. Panaskah oven pada suhu 160 derajat Celcius. Olesi loyang pipih atau loyang khusus lidah kucing dengan margarin, sisihkan.
2. Kocok margarin bersama gula halus hingga lembut, masukkan vanili bubuk dan tepung terigu, aduk rata.
3. Campur adonan dengan putih telur yang telah dikocok kaku, aduk rata.
4. Masukkan adonan ke dalam plastik bening segitiga, potong ujungnya sedikit dan semprotkan kue ke loyang secukupnya sampai adonan habis.
5. Panggang kue sampai berwarna kecoklatan dan matang selama +/- 15 menit, angkat.
6. Dinginkan dan simpan dalam stoples kedap udara.

Untuk : 21 buah
0

Kue Tambang

Kue tambang atau juga dikenal dengan nama kue untir-untir, merupakan salah satu kue tradisional yang cukup populer dan bisa ditemukan hampir di seluruh daerah di Indonesia dengan berbagai variasi bentuk dan rasa. Bentuk kue tambang sesuai namanya memang mirip tali tambang yang dipilin atau diuntir.

Kue tambang ini biasanya disantap sebagai camilan atau makanan ringan di saat santai sebagai teman minum kopi atau teh, dan sering juga dijadikan sebagai salah satu sajian kue kering hari raya seperti pada saat Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru Imlek.

Kue Tambang

BAHAN :
150 gr tepung terigu protein sedang
50 gr margarin
35 gr gula bubuk
1/4 sdt soda kue
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili bubuk
1 butir telur
Minyak goreng secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung terigu dan soda kue. Lalu masukkan gula halus, bawang putih halus, garam dan vanili bubuk. Aduk rata.
2. Tambahkan telur dan margarin. Aduk sampai bergumpal. Diamkan 15 menit.
3. Gulung tipis adonan hingga setebal 1 cm, potong panjang 1x10 cm. Lipat 2 ke tengah sambil diplintir/dipilin hingga berbentuk tambang. Tekan ujungnya hingga menempel. Lakukan hingga adonan habis.
4. Goreng dalam minyak panas di atas api sedang sampai matang dan kering berwarna kuning kecoklatan. Angkat, tiriskan.
5. Sajikan atau bisa juga disimpan dulu dalam stoples.

Untuk : 250 gram
0

Kue Kuping Gajah

Kue dengan motif istimewa menyerupai motif batik ini dinamakan kue kuping gajah karena bentuk kuenya yang unik, tipis, dan bulat melebar, menyerupai bentuk kuping gajah. Kue kuping gajah merupakan salah satu kue tradisional asli Indonesia yang cukup populer, yang cocok disajikan sebagai camilan di saat santai. Kue kuping gajah juga sering disajikan sebagai kue kering lebaran untuk para kerabat dan tamu saat kunjungan silahturahmi di hari raya Idul Fitri.

Kue kuping gajah selain manis, enak dan renyah, juga memiliki aneka variasi rasa tambahan, mulai dari rasa cokelat, vanila hingga rasa moka. Kue kuping gajah ini dapat ditemui di pasar-pasar tradisional dan juga pasar swalayan.

Namun, sekarang agak jarang dijumpai karena proses pembuatannya dianggap cukup rumit, mungkin dikarenakan kurangnya informasi. Padahal teknik pembuatannya cukup mudah dan bahan-bahannya juga mudah didapat seperti bisa dibaca pada resep kue kuping gajah di bawah ini.

Kue kuping gajah ini cocok dan aman dikonsumsi semua kalangan usia, karena tidak mengandung bahan pengawet dan pemanis buatan.

Kue Kuping Gajah

BAHAN :
150 gr tepung terigu
25 gr tepung maizena
2 butir telur
50 gr gula bubuk
1/2 sdm cokelat bubuk
1/2 sdt vanila
1/2 sdt garam
100 ml santan kental

CARA MEMBUAT :
1. Kocok telur bersama gula bubuk hingga kental, tambahkan vanila dan garam, aduk rata.
2. Campur tepung terigu dan maizena, tuangkan santan sedikit demi sedikit, aduk rata hingga adonan licin dan dapat dipulung.
3. Ambil 1/2 bagian adonan, tambahkan coklat bubuk, uleni hingga rata.
4. Gilas masing-masing adonan hingga setebal 0,5 cm, tumpuk adonan coklat dan putih kekuningan menjadi satu, tekan hingga melekat. Gulung hingga padat, bentuk adonan menjadi silinder, simpan sebentar dalam lemari pendingin.
5. Keluarkan adonan, potong melintang tipis, gilas kembali potongan adonan hingga tipis, sisihkan.
6. Goreng kue dalam minyak hangat hingga kue matang dan kering. Angkat, tiriskan. Sajikan. Bisa juga disimpan dulu dalam stoples kedap udara agar lebih tahan lama fan terjaga kerenyahannya.

Untuk : 300 gram
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com