Pages

Tampilkan postingan dengan label KUE KUKUS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KUE KUKUS. Tampilkan semua postingan

Uli Ketan atau Jadah Ketan

Dinamakan uli ketan atau jadah ketan karena menggunakan beras ketan sebagai bahan utamanya. Selain itu, penganan ini biasanya disajikan bersama tapai ketan hitam. Di Jawa Tengah, penganan ini dinamakan Tetel. Variasi lain dari uli ketan ini adalah uli bakar. Jadah ketan merupakan salah satu penganan yang wajib ada dalam upacara seserahan tradisi pernikahan adat Jawa, sebagai simbol pengharapan pernikahan yang langgeng sebagaimana tekstur jadah ketan yang lengket.
Uli Ketan atau Jadah Ketan
BAHAN:
1 kg beras ketan yang sudah direndam semalaman dan ditiriskan
Parutan kelapa dari 1/2 butir kelapa sedang
1 sdt garam
Daun pisang secukupnya untuk alas wadah

CARA MEMBUAT:
1. Letakkan beras ketan bersebelahan dengan kelapa parut dalam panci kukusan. Kukus +/- 30 menit dengan api sedang hingga ketan matang.
2. Angkat, campur kedua bahan tersebut dalam wadah yang telah dialasi dengan daun pisang. Tekan-tekan dengan alu/penumbuk selagi panas, tidak perlu sampai halus sekali.
3. Bagi adonan ketan sesuai selera, gulung dengan daun pisang. Biarkan dingin dan mengeras sebelum dipotong.
4. Sajikan dengan tapai ketan hitam.

Untuk: 10-15 potong
0

Kue Temo Coe

Temo coe adalah sejenis kue moci populer yang berasal dari Indonesia Timur, salah satu kue nusantara yang mendapat pengaruh Tionghoa, dengan ciri khas taburan wijen putih di permukaan kuenya.

Sebagaimana kue moci pada umumnya, temo coe juga memiliki tekstur kue yang kenyal karena terbuat dari bahan dasar berupa tepung ketan. Selain itu, kue ini juga memiliki rasa yang unik karena bahan isinya terbuat dari gula merah yang dicampur dengan wijen sangrai.

Kue Temo Coe

BAHAN KULIT:
350 gr tepung ketan
50 gr tepung tapioka
300 ml santan hangat dari 1/2 butir kelapa
1/4 sdt garam

BAHAN ISI (CAMPUR RATA):
175 gr gula merah, iris halus
100 gr wijen putih, sangrai, haluskan

BAHAN TABURAN:
50 gr wijen putih, sangrai

BAHAN LAINNYA:
Daun pisang secukupnya untuk alas
Minyak goreng secukupnya untuk mengoles daun pisang

CARA MEMBUAT:
1. Campur semua tepung dan garam, tuangkan santan hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan dapat dibentuk, bagi menjadi 12-15 bulatan.
2. Tipiskan setiap bulatan adonan sekitar 1/2 cm, isi dengan campuran bahan isi, rapatkan, dan bulatkan kembali.
3. Oles daun pisang berbentuk bundar diameter 4 cm dengan minyak goreng untuk alas kue, taruh setiap bulatan adonan ketan di atasnya. Taburkan sedikit wijen pada permukaan kue, tata semuanya dalam kelakat, kukus +/- 30 menit hingga matang.

Untuk: 12-15 buah
0

Kue Lapis Tepung Hunkue

Kue lapis tepung hunkue ini memiliki tampilan lapisan warna yang beragam dan menarik. Dari cara pembuatan kue lapis hunkue ini, warna lapisan kue yang dihasilkan berturut-turut dari atas adalah lapisan cokelat, hijau, putih, merah, dan putih.

Kue Lapis Hunkue

BAHAN:
1 peres cangkir tepung hunkue
6 cangkir santan yang sedang kentalnya
225 gr gula pasir
1 sdt garam
Pewarna merah/hijau
2 sdm kakao, dilarutkan dengan 3 sdm air panas

CARA MEMBUAT:
1. Larutkan tepung hunkue dengan 1 cangkir santan; masak sampai mendidih sisa santan dengan gula dan garam.
2. Masukkan larutan tepung hunkue, aduk-aduk sampai kental dan matang, angkat.
3. Ambil kira-kira 1/3 bagian dari adonan tersebut, taruh di panci kecil, bubuhi kakao yang sudah dilarutkan, lalu masak sambil diaduk-aduk sampai kakaonya tercampur, angkat.
4. Sediakan 2 cangkir kosong, isi tiap cangkir dengan sekitar 2 sdm adonan putih yang sudah matang, bubuhi masing-masing dengan warna merah dan hijau, ratakan.
5. Sediakan loyang atau mangkuk, isi dengan kira-kira 1/2 bagian dari adonan putih. Taruh adonan merah merata di atasnya, tuang sisa adonan putih, lalu taruh adonan hijau merata di atasnya.
6. Buat gerakan menyerupai huruf S dengan garpu ke dalam adonan.
7. Terakhir, masukkan adonan cokelat yang masih panas ke dalam loyang, ratakan.
8. Potong-potong kue setelah dingin.

0

Kue Talam Tepung Ubi Ungu

Dalam rangka penganekaragaman pangan nasional, banyak kue tradisional nusantara yang dapat memanfaatkan tepung ubi ungu dalam pembuatannya, di antaranya kue talam tepung ubi ungu ini. Bahan utama yang digunakan untuk membuat kue talam tepung ubi ungu ini adalah ubi putih yang sudah direbus dan dihaluskan.

Kue Talam Tepung Ubi Ungu
BAHAN:
BAHAN I:
400 gr ubi putih yang sudah direbus dan dihaluskan
125 gr gula pasir
50 gr tepung ubi ungu
150 ml santan encer
1/2 sdt agar-agar putih
1/2 sdt vanili

BAHAN II:
50 ml air
3 sdm tepung beras
2 sdm tepung tapioka
75 gr gula pasir
200 ml santan kental

CARA MEMBUAT:
ADONAN BAHAN I:
Campur semua bahan I menjadi satu, aduk rata, lalu masukkan ke dalam cetakan cucing kecil yang telah diolesi minyak, kukus selama sekitar 8-10 menit.

ADONAN BAHAN II:
Masak air sampai mendidih, lalu tuangkan ke tepung beras, aduk rata. Kemudian campur dengan tepung tapioka, gula, dan santan, aduk sampai rata, setelah itu saring dan sisihkan.

PENYELESAIAN:
Tuang adonan bahan II di atas adonan bahan I, kukus hingga matang selama +/- 20 menit, angkat, dinginkan. Setelah dingin, keluarkan dari cetakan. Sajikan.

Untuk: 20 buah
1 buah: 95 kalori
0

Kue Bola Ungu

Ubi bisa dikategorikan menjadi tiga jenis berdasarkan warna dominannya, yakni ubi putih, ubi merah, dan ubi ungu. Di Papua, ubi merupakan makanan pokok, sementara di daerah lainnya di nusantara, ubi biasanya dimanfaatkan sebagai camilan, dengan cara dikukus, digoreng, dikolak, dibuat menjadi aneka kue manis seperti kue pilus, dibuat tepung lalu dibentuk bulat serta digoreng, atau bubur biji salak.

Ubi tergolong sumber karbohidrat yang dapat memenuhi penambahan kalori dalam rangka penganekaragaman pangan. Selain itu, ubi yang berwarna mengandung karotenoid, yaitu golongan antioksidan untuk mencegah penyakit. Sayangnya, ubi termasuk umbi-umbian yang tidak tahan lama disimpan. Dengan adanya kemjuan teknologi, aneka ubi sekarang bisa diolah menjadi tepung sehingga bisa disimpan lebih lama.

Mengingat masyarakat Indonesia umumnya hanya mau menerima makanan yang telah biasa dimakan, maka tepung ubi bisa diolah menjadi makanan yang biasa dikonsumsi. Banyak kue tradisional nusantara yang dapat menggandeng tepung ubi ungu dalam pembuatannya, di antaranya kue bola ungu, bakpao tepung ubi ungu isi ubi ungu, dan kue talam tepung ubi ungu.

Kue Bola Ungu

BAHAN:
150 gr tepung ketan
150 gr tepung ubi ungu
2 sdm gula pasir
1/2 sdt vanili
1,5 sdm minyak
300 ml santan panas

ISI:
100 gr kelapa parut
50 gr gula pasir
1/2 sdt garam
1/2 sdt vanili
2 lbr daun pandan

TABURAN:
1/2 butir kelapa muda diserut kasar, beri sedikit garam, kukus

CARA MEMBUAT:
1. Adonan Isi: Campur semua bahan isi menjadi satu, masak sampai gula larut dan dapat dipulung, angkat. Bentuk menjadi bulatan sebanyak 25 buah, sisihkan.
2. Aduk menjadi satu tepung ketan, tepung ubi, gula, dan vanili, masukkan minyak sambil diuleni, masukkan santan panas sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai habis dan tercampur rata.
3. Bentuk bulatan sebanyak 25 buah, lalu pipihkan, beri adonan isi lalu bulatkan kembali.
4. Siapkan kukusan yang telah dialasi dengan daun pisang dan telah diolesi dengan minyak secara merata, letakkan bola-bola ungu di atasnya, kemudian kukus sampai matang selama +/- 20 menit, angkat.
5. Hidangkan dengan ditaburi parutan kelapa muda.

Untuk: 25 buah; 1 buah: 75 kalori
0

Kue Talam Berinti

Dinamakan kue talam berinti karena kue talam ini memiliki bola inti berwarna merah mencolok. Bola inti tersebut terbuat dari bahan parutan kelapa yang diberi gula merah kemudian diisikan dalam adonan kulit yang diberi pewarna merah.

Kue Talam Berinti
BAHAN KULIT:
300 gr tepung ketan
50 gr tepung kanji
100 ml air
1/4 sdt garam
4 tetes pewarna merah

BAHAN UNTI:
200 gr kelapa parut kasar
75 gr gula merah, sisir halus
1 lbr daun pandan
2 sdm air

BAHAN TALAM:
500 ml santan
200 gr tepung beras
20 gr tepung sagu
1/2 sdt garam

CARA MEMBUAT:
1. Aduk semua bahan kulit lalu bentuk bulat seperti kelereng. Sisihkan.
2. Masak semua bahan unti sambil diaduk hingga matang. Setelah dingin, masukkan ke dalam adonan bahan kulit. Bentuk bulat dan kukus selama 10 menit. Dinginkan dan sisihkan.
3. Campur bahan talam sampai menjadi adonan licin. Tuang adonan talam ke dalam cetakan kue mangkuk hingga 3/4 bagian. Masukkan bola merah dan kukus lagi 10 menit. Keluarkan kue setelah dingin.

Untuk: 15 buah
0

Kue Putu Cangkiri

Kue putu cangkiri adalah sejenis kue putu tradisional nusantara yang berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan. Sesuai namanya, kue putu cangkiri ini bentuknya seperti cangkir terbalik. Kue putu yang mungil ini memiliki rasa yang gurih, manis, dengan tekstur yang kenyal saat disantap. Kue ini terutama dibuat dengan campuran bahan tepung beras, tepung ketan, kelapa parut, dan gula merah.

Kue Putu Cangkiri
BAHAN:
500 gr tepung beras
500 gr tepung ketan
2 butir kelapa, parut memanjang untuk isian
1/2 sdt garam
1 sdt vanili
4 sdm pasta pandan
450 gr gula merah
1 butir kelapa, parut memanjang untuk taburan

CARA MEMBUAT:
1. Campur tepung beras, tepung ketan, kelapa, garam, pasta pandan, vanili, dan gula merah, lalu aduk sampai rata.
2. Siapkan cetakan kue cangkir dengan diameter 3 cm.
3. Taruh adonan sampai setengah cetakan dan tambahkan kelapa secukupnya.
4. Kemudian tutup dengan adonan lagi. Tekan-tekan supaya agak padat.
5. Kukus dalam panci sekitar 40 menit hingga matang. Angkat, keluarkan dari cetakan.
6. Parut memanjang kelapa dan tambahkan sedikit garam, kukus selama 5 menit, siapkan untuk taburan.
7. Taburkan kelapa parut kukus di atas kue, hidangkan.

Untuk: 10 buah
0

Kue Lapis Sagu Susu Berbintik

Kue lapis sagu atau dikenal juga dengan nama kue pepe adalah salah satu kue tradisional khas Betawi. Kue pepe memiliki tekstur yang lembut dan kenyal, berlapis-lapis dengan warna yang menarik, dan rasanya manis serta lengket karena penggunaan bahan utama berupa tepung sagu. Di kalangan masyarakat Betawi, kue lapis sagu sering disajikan pada saat hajatan, tahlilan, dan syukuran. Tampilannya memang mirip dengan kue lapis pada umumunya tetapi adonan kue ini sedikit lengket, kenyal, dan berwarna cerah.

Ciri khas kue lapis sagu atau kue pepe ini adalah penggunaan susu kental manis dan tampilannya yang berbintik-bintik pada lapisan kue yang berwarna putih.

Kue Lapis Sagu Susu Berbintik
BAHAN:
50 gr tepung terigu
500 gr tepung sagu
450 gr gula pasir
1,5 lt santan kental
100 ml susu kental manis
1/2 sdt garam
Pewarna merah dan hijau secukupnya

CARA MEMBUAT:
1. Campur tepung sagu, tepung terigu, gula pasir, susu kental manis, garam, dan santan. Aduk rata. Saring adonan agar halus.
2. Ambil 1/5 bagian adonan, beri pewarna hijau sedikit, aduk rata, sisihkan.
3. Ambil 5 sdm adonan putih, bagi menjadi dua, masing-masing beri pewarna merah dan hijau, sisihkan.
4. Panaskan panci pengukus, olesi loyang ukuran 18x18 cm dengan plastik dan minyak, kemudian panaskan. Tuang 1 sendok sayur dalam loyang, kukus hingga matang dan lapisan bening, tuang kembali adonan tepung, sampai tiga kali.
5. Kemudian tetesi dengan adonan merah dan hijau, matangkan hingga pewarna menempel pada lapisan.
6. Tuang lagi 1 sendok sayur, ulangi sampai 3 kali, tetesi dengan adonan merah dan hijau, begitu seterusnya hingga adonan habis dan menjadi lapisan-lapisan.
7. Terakhir tuangkan lapisan hijau paling atas, matangkan, angkat, dinginkan.
8. Balik dari loyang, lalu potong sesuai selera, sajikan.

Untuk: 16 potong
0

Kue Talam Tepung Hunkue

Hunkue atau tepung kacang hijau bisa diolah menjadi berbagai pengangan atau kue yang enak, salah satu di antaranya kue talam tepung hunkue. Kue talam tepung hunkue ini terdiri dari dua lapisan berwarna cokelat dan putih, dengan warna cokelat berasal dari penggunaan bahan gula jawa. Kue talam tepung hunkue dengan teksturnya yang kenyal dan rasanya yang manis gurih ini cocok menjadi salah satu pilihan penganan untuk berbuka puasa.

Kue Talam Hunkue

BAHAN:
Untuk adonan cokelat:
1 peres cangkir tepung hunkue
200 gr gula jawa atau semanisnya
1 sdm gula pasir
1 sdt garam
6 cangkir santan kekentalan sedang

Untuk adonan putih:
1/4 cangkir tepung hunkue
1,5 cangkir santan kental
1/2 sdt garam

CARA MEMBUAT:
Untuk Adonan Cokelat:
1. Masak gula jawa dengan 1 cangkir santan sampai larut, lalu saring. Campur tepung hunkue dengan 1 cangkir santan sampai rata, diamkan.
2. Masak 4 cangkir santan yang tersisa dengan garam sampai mendidih, campurkan gula jawa, lalu masukkan larutan tepung hunkue, aduk-aduk sampai kental dan matang.
3. Bubuhi gula pasir, aduk-aduk sampai gulanya larut, angkat, lalu tuangkan adonan ini di loyang persegi, ratakan permukaannya.

Untuk Adonan Putih:
1. Campur semua bahan adonan putih, aduk-aduk di atas api sampai kental dan matang, lalu tuangkan di atas adonan cokelat, ratakan.
2. Potong-potong kue setelah dingin.
0

Kue Sari Muka Lakatan

Kue sari muka lakatan dikenal juga dengan nama kue ketan sarikaya gula merah, atau wadai sari muka lakatan dalam bahasa Banjar, adalah salah satu kue basah tradisional khas Suku Banjar di Kalimantan Selatan. Nama kue ini berasal dari kata "sari muka" yang berarti "sari dari pohon aren", dan "lakatan" yang berarti "ketan". Biasanya kue ini dikonsumsi bersamaan dengan kegiatan hari besar keagamaan Islam, pada saat bulan Ramadan sebagai takjil berbuka puasa, acara pernikahan, dan acara kemasyarakatan lainnya. Sementara di Malaysia kue ini dikenal dengan nama kuih seri muka gula melaka atau kuih seri muka gula merah.

Tampilan kue ini memiliki kemiripan dengan kue lapis ketan sarikaya. Perbedaannya terletak pada warna kue lapisan, dengan kue lapis ketan sarikaya berwarna hijau karena menggunakan bahan daun pandan dan suji, sedangkan kue seri muka lakatan berwarna kecokelatan yang berasal dari penggunaan bahan gula merah.
Kue Sari Muka Lakatan
BAHAN:
500 gr beras ketan
300 gr gula merah, sisir
300 gr gula pasir
9 butir telur
1/4 sdt vanili
1/2 sdt garam
500 ml santan kental dari 2 butir kelapa

CARA MEMBUAT:
1. Cuci bersih ketan, tiriskan. Kukus ketan sampai setengah matang, campur 150 ml santan dengan ketan kukus, aduk rata.
2. Kukus ketan dalam dandang panas selama 30 menit, angkat. Masukkan dalam loyang yang telah dialasi dengan plastik, sisihkan.
3. Campur gula merah, gula pasir, telur, garam, dan vanili, kocok sampai mengembang. Tuang adonan telur di atas ketan, lalu kukus dalam dandang panas dengan api kecil selama 1 jam atau sampai kue matang.
4. Setelah kue mulai mendingin, potong-potong kue dengan pisau yg dilapisi plastik atau yg dibasahi dulu dengan air. Sajikan.

Untuk: 20 Potong
0

Kue Malam

Dilihat dari bahan dan cara membuat kue malam ini, bisa disimpulkan kue malam termasuk salah satu kue tradisional nusantara yang paling sederhana dan mudah dalam proses pembuatannya. Belum ada sumber referensi yang bisa diperoleh untuk menjelaskan asal-usul nama kue ini atau mengapa dinamakan kue malam.
Kue Malam
BAHAN:
2 gelas tepung terigu
1,25 gelas santan yang sedang kentalnya
1 sdt garam
75 gr gula pasir
100 gr gula jawa

CARA MEMBUAT:
1. Masak santan, garam, gula pasir, dan gula jawa sampai larut, lalu saring. Jika sudah setengah dingin, pakai campuran ini untuk mengadoni tepung terigu.
2. Tuang di loyang yang sudah dipulas mentega, lalu kukus sampai matang sekitar 1 jam.
3. Dinginkan, kemudian potong-potong.
0

Bolu Kukus Pandan Singkong

Singkong yang berasal dari Brasil dan Meksiko banyak terdapat di daerah tropis dan subtropis dan merupakan makanan pokok di beberapa negara di Afrika, Amerika Tengah dan Selatan, dan Asia, termasuk negara kita Indonesia. Pati dari singkong dan rasi (beras singkong) merupakan makanan utama atau pokok di daerah Sukabumi. Karena tidak tahan lama disimpan, singkong diolah menjadi aneka hasil industri seperti tapioka.

Tepung singkong dibuat dari singkong yang dikeringkan kemudian dihaluskan menjadi tepung. Tepung singkong banyak dimanfaatkan dalam industri pangan menjadi aneka olahan lainnya, seperti tapioka untuk biji mutiara, dan untuk pembuatan beraneka kue nusantara dan mi.

Berdasarkan data dari Badan Ketahanan Pangan Departemen Pertanian Republik Indonesia, kandungan gizi tepung singkong per 100 gram adalah kalori sebesar 363 kalori, karbohidrat 88,2 gram, protein 1,1 gram, dan lemak 0,5 gram. Jika ingin memanfaatkan tepung singkong sebagai variasi makanan pokok, maka perlu penambahan protein pada hidangannya karena nilai gizi protein dalam singkong lebih kecil daripada dalam beras (nasi).

Banyak jenis kue dan camilan yang dapat dibuat dengan menggunakan tepung singkong ini atau sebagai variasi pengganti tepung beras atau tepung terigu. Salah satu di antaranya adalah bolu kukus pandang singkong ini.

Bolu Kukus Pandan Singkong

BAHAN UTAMA :
3 butir telur ayam
125 gr gula pasir
1/4 sdt ovalet

BAHAN CAMPUR MENJADI SATU :
40 gr tepung singkong
85 gr tepung terigu
1/4 sdt baking powder

BAHAN LAIN :
20 gr margarin, lelehkan
50 ml air pandan suji
25 gr kismis untuk taburan

CARA MEMBUAT :
1. Kocok telur, gula, dan ovalet dengan mixer sampai putih dan kental.
2. Masukkan campuran tepung dan baking powder, aduk rata, lalu masukkan margarin cair dan air pandan, aduk rata.
3. Tuang adonan ke dalam cetakan yang telah dialasi kertas roti, beri taburan kismis di atasnya.
4. Kukus selama +/- 30 menit, angkat, keluarkan dari cetakan, potong-potong dan hidangkan.

Untuk : 20 potong
0

Kue Srikaya Palembang

Dalam bahasa Palembang, kue ini dinamakan "kue srikayo". Bahan dasar untuk membuat kue srikaya ini adalah telur dan pandan. Kue srikaya palembang ini mirip dengan puding sehingga cocok dijadikan sebagai makanan pencuci mulut atau dessert.

Kue srikaya palembang yang bertekstur lembut dan bercita rasa gurih ini sekarang tidak hanya dikenal di Palembang, tetapi juga bisa ditemukan di rumah makan atau restoran khas masakan Palembang di kota-kota besar di Indonesia. Selain itu, sangat mudah untuk membuat kue ini jika sudah mengetahui bahan dan cara membuatnya yang cukup sederhana.

Kue Srikaya Palembang

BAHAN :
300 ml santan kental instan
600 ml air
1-3 lembar daun pandan
250 gr gula pasir
6 butir telur
1 sdt garam
Pewarna makanan hijau muda secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Didihkan santan kental, air, garam, dan daun pandan dengan api sedang. Aduk-aduk supaya santan tidak pecah. Didihkan kurang lebih selama 15 menit.
2. Matikan api, masukkan gula pasir, aduk hingga gula larut. Angkat daun pandan dan dinginkan.
3. Kocok lepas telur, campurkan dengan larutan santan yang sudah disiapkan di atas, lalu saring.
4. Tuangkan campuran adonan ke dalam cetakan kue mangkuk, hias atasnya dengan potongan daun pandan.
5. Kukus dengan api sedang selama 30 menit. Jangan lupa tutup pancinya dilapisi kain/serbet bersih (supaya air tidak menetes), dan jangan ditutup rapat (agak dimiringkan tutupnya).
6. Dinginkan, dan sajikan.
0

Kue Talam Talas

Sebagai salah satu kue nusantara yang paling populer, kue talam bisa dijumpai dalam berbagai variasi dan kreasi. Salah satunya adalah kue talam talas ini yang dibuat dengan bahan utamanya berupa talas atau keladi dan santan. Kue talam talas ini tergolong unik karena bentuknya yang menyerupai kue lapis.
Kue Talam Talas
BAHAN LAPISAN BAWAH :
1200 ml santan
250 gr gula pasir
2 lbr daun pandan
1/4 sdt garam
400 gr talas kukus, haluskan
150 gr tepung beras
50 gr tepung sagu
1/2 sdt pewarna ungu

BAHAN LAPISAN ATAS :
400 ml santan kental
5 sdm tepung beras
2 sdm tepung sagu
1/2 sdt garam

CARA MEMBUAT :
1. Panaskan santan, daun pandan, dan gula pasir hingga gula larut. Saring.
2. Campurkan talas, tepung beras, dan tepung sagu, lalu tuangkan santan sambil dihaluskan. Tambahkan pewarna ungu.
3. Panaskan cetakan ukuran 22x22 cm dalam kukusan. Olesi cetakan dengan minyak terlebih dahulu. Tuang adonan ke dalam cetakan. Kukus selama 30 menit.
4. Campur adonan bahan lapisan atas. Tuangkan di atas lapisan bawah. Kukus sampai matang.
5. Setelah dingin, potong-potong kue dan sajikan.

Untuk : 40 potong
0

Talam Lapis Ubi Jalar

Ubi jalar merupakan salah satu bahan pangan yang tersedia cukup melimpah di nusantara, yang bisa diolah menjadi berbagai penganan yang enak dan bergizi, baik sebagai makanan utama maupun makanan ringan. Salah satunya adalah untuk variasi dan kreasi kue talam lapis ubi jalar ini.
Talam Lapis Ubi Jalar
BAHAN :
200 gr tepung beras
700 ml santan dari 1 butir kelapa
225 gr gula pasir
1/2 sdt garam
150 gr ubi merah, kupas, kukus, haluskan
20 ml air daun suji
1/4 sdt pewarna hijau

CARA MEMBUAT :
1. Siapkan loyang persegi ukuran 18x18x5 cm, olesi dengan minyak goreng sampai rata, sisihkan.
2. Campur 150 gr tepung beras, santan, gula pasir, dan garam, aduk rata hingga gula larut dan adonan halus. Bagi adonan menjadi tiga bagian, masing-masing 300 ml, sisihkan.
3. Campur ubi jalar dengan satu bagian adonan tepung beras, aduk rata, saring, sisihkan.
4. Campur 25 gr tepung beras dengan 1 bagian adonan, aduk sampai halus dan biarkan putih, sisihkan. Kemudian campurkan lagi 25 gr tepung beras dengan 1 bagian adonan terakhir, air daun suji, dan sedikit pewarna hijau, aduk rata dan halus.
5. Tuang adonan ubi ke dalam loyang, kukus selama 20 menit. Tuang adonan putih, kukus lagi 20 menit.
6. Terakhir, tuang adonan hijau, kukus selama 45 menit sampai matang. Angkat dan potong-potong setelah dingin.

Untuk : 20 potong
0

Kulpang

Mayoritas masyarakat Indonesia menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dan setiap daerah memiliki kebiasaan berbuka puasa sesuai tradisinya masing-masing. Sebelum memulai menyantap makanan utama saat berbuka, biasanya akan diawali dengan mengonsumsi makanan dan minuman manis. Hidangan manis perlu disiapkan karena setelah berpuasa selama sehari, badan terasa lemas pada sore hari karena menurunnya kadar gula darah sehingga perlu ditingkatkan segera dengan mengonsumsi makanan dan minuman manis tersebut.

Kekayaan hasil pangan negeri kita dapat dimanfaatkan untuk aneka hidangan manis, misalnya dari singkong, ubi, talas, kelapa, tepung beras, tepung ketan, tepung sagu, tepung tapioka, dan berbagai bahan lainnya.

Hidangan manis untuk berbuka puasa ini bernama kulpang. Kulpang merupakan salah satu makanan khas dari Surabaya, Jawa Timur. Kulpang terbuat dari tepung beras yang dikukus, sebelum dikukus adonan tepung beras tersebut diberi garam secukupnya untuk memberikan rasa gurih. Untuk menikmati penganan ini, setelah matang cukup diberi parutan kelapa muda serta sirup gula merah.

Kulpang
BAHAN :
600 ml santan panas yang mendidih
2 sdm minyak
250 gr tepung beras
2 sdm air kapur sirih
1/2 sdt garam
1 sdm air daun suji kental
Daun pisang untuk membungkus

BAHAN CAMPUR JADI SATU :
100 gr kelapa, parut, kukus
1/4 sdt garam

BAHAN SIRUP GULA MERAH :
250 gr gula merah, haluskan
3 sdm air
Daun pandan

CARA MEMBUAT :
UNTUK SIRUP GULA MERAH :
Rebus semua bahan menjadi satu, setelah mendidih dan kental, angkat, sisihkan.

UNTUK KULPANG :
1. Campur santan dengan minyak, lalu tuangkan ke tepung beras sedikit demi sedikit sambil diaduk, beri air kapur dan garam, aduk rata.
2. Bagi adonan menjadi dua bagian. Satu bagian diberi air daun suji, aduk sampai rata (berwarna hijau), sementara satu bagian lagi tidak diberi pewarna (berwarna putih).
3. Jerang masing-masing bagian di atas api hingga mengental, angkat.
4. Ambil daun pisang, tuangi adonan putih lalu beri adonan hijau di atasnya, kemudian gulung/bungkus seperti lontong.
5. Kukus sampai masak selama +/- 45 menit, angkat, dinginkan, lalu iris tipis.
6. Hidangkan dengan menaburkan kelapa parut di atasnya, siram dengan sirup gula merah.

Untuk : 15 porsi
0

Amparan Tatak Pisang

Amparan tatak pisang merupakan kue nusantara tradisional khas Banjar, berbahan dasar tepung beras, bertekstur lembut dengan tingkat kemanisan yang pas. Amparan tatak pisang biasanya disajikan di atas daun pisang pada acara-acara besar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan sering juga dijual di bulan puasa.

Amparan tatak pisang merupakan penganan yang populer sebagai makanan khas selama bulan Ramadhan di Banjarmasin. Seiring waktu, kue amparan tatak pisang juga menyebar hingga ke daerah Kalimantan Tengah, Timur, dan Utara dengan sedikit variasi. Resep amparan tatak pisang ini sangat cocok menjadi salah satu penganan berbuka puasa.

Amparan Tatak Pisang

BAHAN LAPISAN BAWAH :
225 gr tepung beras
25 gr tepung sagu
1/2 sdt garam
250 gr gula pasir
750 ml santan cair hangat dari 1/2 butir kelapa
10 buah pisang raja atau kepok yang tua, belah dua, potong melintang @ 1 cm

BAHAN LAPISAN ATAS (LAPIS SANTAN), ADUK RATA :
50 gr tepung beras
350 ml santan kental dari 1 butir kelapa
1 sdm gula pasir
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili

Minyak makan secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Lapisan Bawah : Campur tepung beras, tepung sagu, garam, dan gula pasir. Masukkan santan hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk rata.
2. Masukkan pisang dan campur rata, tuangkan adonan ke dalam loyang yang diolesi sedikit minyak makan.
3. Kukus selama kira-kira 30-45 menit dengan api sedang hingga tiga perempat matang (mendekati matang), tuangkan adonan lapis santan.
4. Kukus selama kira-kira 15-20 menit lagi sehingga kue matang seluruhnya. Potong-potong setelah dingin.
0

Kue Mangkuk Gula Merah

Kue mangkuk gula merah ini merupakan salah satu variasi dari kue mangkuk dengan ciri khas kue mangkuk yang dihasilkan berwarna kecokelatan karena jenis gula yang dipergunakan adalah gula palem, yang juga bisa diganti dengan gula merah atau gula jawa sesuai selera, yang tetap akan menghasilkan kue mangkuk yang berwarna kecokelatan.

Kue Mangkuk Gula Merah

BAHAN :
175 gr tepung beras
175 ml air dingin
100 gr tapai singkong yang empuk
150 gr gula palem
75 gr tepung terigu
50 gr gula pasir
125 ml air mendidih
125 ml air soda/soft drink
1 sdt baking powder

CARA MEMBUAT :
1. Campurkan tepung beras dengan air dingin sambil remas-remas hingga tepung terasa lembab, tutup dengan plastik, sisihkan.
2. Campur tapai dan gula palem, aduk sampai halus dengan garpu/tangan, sisihkan.
3. Tuangkan air mendidih pada terigu sambil aduk sampai licin, sisihkan.
4. Masukkan campuran tapai gula palem dan gula pasir ke dalam tepung beras yang lembab, aduk, dan uleni sampai licin kurang lebih 10 menit. Campurkan ke tepung terigu sedikt demi sedikit sambil diuleni sampai licin, saring bila perlu.
5. Masukkan baking powder dan air soda/soft drink, aduk rata.
6. Panaskan cetakan kue mangkuk dalam kukusan yang airnya sedang mendidih. Tuangkan adonan ke cetakan sampai penuh. Kukus kurang lebih 25 menit hingga merekah, jangan buka tutup dandang pada 20 menit pertama.

NB : Gula palem bisa diganti dengan gula merah atau gula jawa sesuai selera.
0

Kue Muso

Kue muso adalah salah satu kue tradisional nusantara khas Melayu yang berasal dari Provinsi Jambi dengan sentuhan cita rasa kontemporer. Kue nusantara ini terbilang unik karena penggunaan bahan cokelat yang jarang dijumpai pada kue tradisional umumnya. Sepintas kue ini mirip dengan kue lumpang atau kue padamaran, dengan perbedaan utama pada tambahan selimut atau kulit yang terbuat dari bahan cokelat tersebut.

Kue Muso
BAHAN KULIT :
250 gram tepung ketan
75 gram tepung terigu
50 gram cokelat bubuk
50 gram minyak sayur
50 gram gula pasir
1 sdt vanili
1 sdt garam halus
Air hangat secukupnya

BAHAN ISI :
500 ml santan
50 ml air pandan
2 butir telur
100 gram tepung terigu
175 gram gula pasir
1 sdt vanili
1 sdt garam halus

CARA MEMBUAT :
1. Campur semua bahan kulit menjadi satu dan tambahkan air hangat secukupnya hingga bisa dibentuk. Cetak di cucing atau cetakan kue lumpang yang sudah diolesi minyak sayur.
2. Tusuk dengan garpu sedikit dan kukus selama 10 menit.
3. Campur semua bahan isi menjadi satu dan aduk rata dengan ''whisk'' lalu saring agar adonan tidak bergerindil.
4. Masukkan isi ke adonan kulit dan kukus selama 10-15 menit.
0

Kue Abuk

Kue abuk merupakan sejenis kue tradisional khas Betawi. Bahan utama untuk membuat kue abuk ini adalah tepung ketan, parutan kelapa, dan gula merah. Serupa dengan ciri khas kue tradisional nusantara pada umumnya, kue abuk dikukus dalam bungkusan berbentuk kerucut dari daun pisang. Kue abuk memiliki kemiripan dengan kue putu.

Kue Abuk

BAHAN :
500 gr tepung ketan
1 butir kelapa muda, kupas parut
250 gr gula merah, iris-iris
1/2 sdt garam
1/2 sdt vanili
100 ml air
Daun pisang untuk membungkus

CARA MEMBUAT :
1. Campur jadi satu : tepung ketan, kelapa parut, garam, vanili, air, aduk sampai rata.
2. Ambil selembar daun pisang, beri 2 sdm adonan tepung, beri 2 sdt gula merah, bungkus bentuk kerucut, semat dengan lidi.
3. Kukus kue selama 30 menit atau sampai kue matang.

Untuk : 15 bungkus
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com