Pages

Kue Keciput

Sepintas kue keciput ini bentuknya memang mirip dengan kue onde-onde. Kue yang sama-sama digoreng ini perbedaannya terletak pada bahan isinya.

Kalau kue onde-onde biasanya diberi bahan isi berupa kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang merah dan sebagainya, sedangkan kue keciput ini tanpa bahan isi.

Kue keciput ukurannya juga lebih kecil daripada kue onde-onde, dan lebih sering disajikan sebagai kue kering untuk hari raya atau sebagai cemilan pengisi waktu luang, dengan rasanya yang gurih dan lezat.

Kue Keciput

BAHAN :
1 butir telur
2 sdm gula pasir
200 gr tepung ketan
130 ml santan kental
1 sdt garam
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt soda kue
1 mangkuk air matang
5 sdm wijen
Minyak goreng secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Campur telur dan gula pasir, lalu kocok sampai gula larut. Masukkan tepung ketan yang telah diayak bersama baking powder dan soda kue.
2. Masukkan santan dan garam, aduk hingga tercampur rata.
3. Buat bentuk keciput bulat, celupkan dalam air matang dan gulingkan dalam wijen. Lakukan pada semua bahan sampai habis.
4. Panaskan minyak, goreng sampai kekuningan, angkat, tiriskan, kemudian dinginkan.
5. Panaskan minyak kembali, goreng sampai kering, angkat, tiriskan.
6. Simpan dalam toples yang tertutup rapat, sajikan

Untuk : 500 gram
0

Kue Clorot

Kue clorot merupakan kue tradisional nusantara khas dari Jawa Tengah yang sudah termasuk langka. Rasa kue clorot ini manis dan gurih dengan bentuknya yang unik serta dibungkus dengan menggunakan janur. Bahan dan cara membuat kue clorot ini juga termasuk ringkas sederhana, dengan bahan utamanya berupa tepung beras, santan, dan gula merah. Penggunaan gula merah membuat kue clorot ini berwarna kecokelatan.

Kue Clorot

BAHAN :
150 gr tepung beras
500 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1/2 kg gula merah disisir
Garam secukupnya
Janur untuk membungkus

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung beras, santan, gula merah, dan garam, aduk rata sampai tercampur rata.
2. Masak adonan di atas api kecil sampai matang.
3. Buat janur berbentuk terompet, isikan dengan adonan yang sudah matang.
4. Kukus clorot selama 20 menit, angkat.

Untuk : 10 buah.
0

Dadar Mento Isi Enten

Dadar mento isi enten bisa dikatakan merupakan kreasi dari kue mento yang merupakan kue tradisional khas yang berasal dari Madura, karena cara dan proses pembuatannya yang mirip. Persamaanya adalah pemakaian bahan dadar yang diisi dengan bahan isian, setelah itu dilipat seperti lumpia/risoles, kemudian ditaruh dalam daun pisang, dituangi dengan santan kental dan dibungkus berbentuk tum lalu dikukus. Perbedaannya terletak pada bahan isiannya. Jika pada kue mento, bahan isiannya berupa daging cincang, maka sesuai namanya, dadar mento isi enten ini menggunakan bahan isian berupa enten.

Kata "enten" dalam bahasa Jawa berarti ada, adalah istilah untuk bahan isi yang biasa terdapat dalam kue dadar gulung atau kue bugis, yang terbuat dari olahan parutan kelapa.

Dadar mento isi enten merupakan kue legit dan gurih yang menggunakan gula merah sebagai alternatif gula pasir dengan cita rasa yang sama lezatnya.

Dadar Mento Isi Enten

BAHAN DADAR :
5 butir telur, kocok lepas
250 ml air
4 sdm minyak goreng
100 gr tepung terigu
1/2 sdt garam
1/4 sdt vanili bubuk

BAHAN ISI :
100 gr kelapa setengah tua, parut memanjang
75 gr gula merah, sisir
1/2 sdt garam
2 lembar daun pandan
50 ml air

SANTAN AREH :
350 ml santan kental
1 sdt tepung maizena, cairkan dengan sedikit air
1 sdt garam
2 lembar daun pandan
Daun pisang dan lidi secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Untuk Isi : Masak semua bahan isi, aduk rata, angkat.
2. Untuk Dadar : Campur semua bahan dadar, aduk rata hingga kalis. Panaskan wajan anti lengket berdiameter 10 cm, buat dadaran pada semua adonan, angkat, sisihkan.
3. Ambil satu lembar dadaran, isi dengan 1 sendok teh adonan isi, gulung menyerupai lumpia/risoles, sisihkan.
4. Ambil satu lembar daun pisang, taruh dengan satu gulung dadaran, tuangi dengan 1 sendok makan areh, bungkus bentuk tum dan semat dengan lidi.
5. Panaskan panci pengukus, kukus mento selama 30 menit hingga matang, angkat dan hidangkan.

Untuk : 16 buah
0

Sumping Waluh

Sumping waluh merupakan salah satu kue tradisional nusantara yang berasal dari pulau dewata, Bali. Bahan utama yang digunakan untuk membuat kue yang dikukus ini adalah labu kuning, di mana dalam bahasa Bali dikenal dengan nama "waluh".

Selain labu kuning, bahan utama untuk membuat sumping waluh ini adalah tepung beras.

Sumping Waluh

BAHAN :
500 gr tepung beras
500 gr labu kuning
1/2 butir kelapa setengah muda, parut memanjang
250 gr gula pasir
1/2 sdm garam
150 ml air panas
Daun pisang untuk membungkus

CARA MEMBUAT :
1. Kupas labu lalu parut dengan parutan sawut, tambahkan garam, diamkan 15 menit lalu peras.
2. Cairkan 250 gr tepung beras dengan air panas sambil diaduk-aduk, masukkan sisanya, tambahkan gula pasir, kelapa, garam, labu, uleni hingga rata.
3. Bungkus seperti nagasari lebih pendek (panjang 3 cm) dengan daun pisang, kukus hingga matang.
4. Angkat dan sajikan.

Untuk : 40 buah
0

Kue Carang Gesing

Kue carang gesing adalah salah satu kue tradisional khas dari daerah Yogyakarta. Bahan dan cara membuat kue carang gesing sangat ringkas dan sederhana, dengan bahan utama berupa pisang raja dan santan.

Ciri khas kue carang gesing adalah kuenya dibungkus dengan daun pisang dan berbentuk tum (seperti bungkusan gado-gado).

Kue Carang Gesing

BAHAN :
8 buah pisang raja, kupas potong bulat
250 ml santan
2 butir telur
100 gr gula pasir
2 lembar daun pandan, potong-potong
1/2 sdt garam
Daun pisang untuk membungkus

CARA MEMBUAT :
1. Kocok telur dan gula hingga gula larut. Tambahkan garam dan santan, aduk rata lalu saring.
2. Ambil selembar daun pisang, beri sepotong daun pandan, potongan pisang, dan adonan santan. Bungkus seperti membungkus gado-gado (tum).
3. Kukus sampai matang +/- 20 menit.

Untuk : 15 bungkus
0

Onde Kacang Merah

Kue onde kacang merah ini merupakan salah satu variasi kue onde dengan isi "tausa" yakni semacam pasta kacang manis, biasanya kacang merah atau kacang hijau, yang dimasak dengan gula. Jika kacang merah yang dipakai, maka "tausa" (pasta) tersebut akan berwarna agak hitam kecokelatan, sementara jika menggunakan kacang hijau, "tausa" (pasta) yang dihasilkan akan berwarna agak putih kekuningan.

Onde Kacang Merah

BAHAN KULIT :
125 gr tepung ketan
15 gr tepung beras
50 gr gula pasir
1/8 sdt vanili
150 ml air
100 gr wijen

BAHAN ISI :
200 gr kacang merah yang telah direbus/dalam kaleng
50 ml air
100 gr gula pasir
1/8 sdt vanili bubuk
1 lembar daun pandan
2 sdm minyak goreng

CARA MEMBUAT :
1. Untuk Isi : Haluskan kacang merah. Masak bersama bahan lainnya kecuali minyak goreng sampai kalis. Lalu tambahkan minyak goreng, aduk rata, angkat.
2. Masak air, gula, dan vanili sampai mendidih, angkat. Biarkan hangat-hangat kuku.
3. Untuk Kulit : Campur tepung ketan dan tepung beras, lalu masukkan air gula sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis.
4. Diamkan adonan selama 15 menit. Ambil 1 sendok makan adonan tepung, isi dengan isian, bentuk bulatan. Sisihkan.
5. Celupkan dalam air sebentar, gulingkan dalam wijen, kepal-kepal.
6. Panaskan minyak dan wajan dengan air kecil. Goreng onde sampai kecoklatan dan matang. Angkat dan sajikan.

Untuk : 16 buah
0

Katrisolo

Dari namanya, meskipun memakai kata Solo, kue tradisional nusantara ini sebenarnya bukan berasal dari kota Solo, melainkan dari Indonesia Bagian Timur.

Kue katrisolo merupakan salah satu jajanan kue tradisional dengan bahan utama berupa beras ketan dan menggunakan bahan gula merah untuk memberikan rasa manis pada kuenya.

Katrisolo

BAHAN 1 :
250 gr beras ketan, cuci bersih
100 ml santan kental
1/2 sdt garam
1 lembar daun pandan

BAHAN 2 :
100 gr tepung terigu
40 gr tepung maizena
350 gr gula merah, sisir halus
6 butir telur, kocok lepas
400 ml santan kental
2 lembar daun pandan
Untuk Taburan : tepung beras secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Adonan 1 : Kukus beras ketan selama 20 menit sampai setengah matang, angkat.
2. Masak santan, garam, dan daun pandan sampai mendidih, aduk rata, angkat.
3. Taruh ketan setengah matang dalam wadah, tuangkan santan matang, lalu aduk sampai tercampur rata.
4. Kukus lagi ketan selama 20 menit sampai matang, angkat.
5. Siapkan loyang ukuran 16 cm yang telah dialas plastik sampai bibir loyang. Tuangkan ketan dalam loyang lalu padatkan, taburi dengan
tepung beras di permukaannya, sisihkan.
6. Adonan 2 : Didihkan santan dan daun pandan, angkat, dinginkan.
7. Campur tepung maizena, tepung terigu, dan gula merah. Tambahkan sedikit demi sedikit santan dan telur, aduk sampai tercampur rata dan tidak bergerindil.
8. Tuangkan Adonan 2 di atas ketan, lalu kukus sampai matang. Angkat.

Untuk : 12 potong
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com