Pages

Kue Mega Mendung

Kue ini diberi nama kue mega mendung karena terdiri dari dua bagian warna yakni putih dan cokelat yang menyerupai warna mega (awan) yang sedang mendung. Kue ini terbuat dari perpaduan bahan-bahan tradisional dan bahan modern berupa susu cair, dan merupakan salah satu variasi dan kreasi kue yang berbahan utama berupa tepung hunkue.

Kue Mega Mendung

BAHAN 1 :
100 gr tepung hunkue, cairkan dengan sedikit air
800 ml susu cair
1 sdt garam
2 lembar pandan
Daun pisang yang masih muda secukupnya

BAHAN 2 :
100 gr tepung hunkue, cairkan dengan sedikit air
800 ml susu cair
1/2 sdt garam
250 gr gula merah, sisir halus
2 lembar daun pandan

CARA MEMBUAT :
1. Adonan 1 : Masak susu cair dengan garam dan daun pandan sampai mendidih. Masukkan tepung hunkue yang telah dicairkan, aduk rata, angkat.
2. Adonan 2 : Masak susu cair dengan gula merah, garam, dan daun pandan sampai gula merah larut, angkat lalu saring.
3. Didihkan lagi dan masukkan tepung hunkue yang telah dicairkan, aduk rata jangan sampai bergerindil, angkat.
4. Siapkan daun pisang atau plastik dan isi dengan satu sendok makan adonan 1 dan satu sendok makan adonan 2. Buat pola marmer, lalu bungkus bentuk kotak panjang. Dinginkan.

Untuk : 15 bungkus
0

Buras

Buras atau burasa adalah makanan tradisional masyarakat Bugis yang berasal dari Sulawesi Selatan. Buras memiliki kemiripan dengan makanan tradisional lainnya yang sudah umum dikenal yakni ketupat.

Sama seperi halnya ketupat, buras juga merupakan makanan tradisi yang wajib disajikan saat hajatan khusus keluarga dan hari-hari besar keagamaan dalam masyarakat Bugis. Perbedaan buras dengan ketupat adalah buras dimasak khusus dengan campuran santan, sehingga buras rasanya gurih dengan aromanya yang khas.

Buras
BAHAN :
1/2 kg beras cuci bersih
500 ml santan dari 1/2 butir kelapa
2 lembar daun salam
1 batang serai
Garam secukupnya
Daun pisang dan tali

CARA MEMBUAT :
1. Kukus beras sampai setengah matang, angkat. Campur dengan santan mendidih, daun salam, sereh, dan garam. Aduk rata.
2. Masak beras setengah matang sampai santan terserap. Tumbuk sampai agak hancur.
3. Ambil 2 sendok makan beras setengah matang. Bungkus dengan daun pisang bentuk lonjong.
4. Ikat tiap dua bungkus jadi satu ikatan.
5. Rebus air hingga mendidih, kemudian masukkan bungkusan tersebut. Rebus selama 2 jam. Jika air rebusan habis, tambahkan air panas.
6. Hidangkan buras dengan rendang atau gulai.

Untuk: 10 ikat
0

Apem Gula Merah

Kue apem memang banyak sekali variasi dari segi rasa dan bentuknya. Kue apem gula merah ini bentuknya mirip dengan kue serabi karena memang dibuat dengan menggunakan wajan atau cetakan serabi. Ciri khas kue apem gula merah ini adalah penggunaan telur dan ragi instan serta disajikan dengan tambahan kuah kinca gula merah.

Apem Gula Merah

BAHAN :
300 gr tepung beras
300 ml air kelapa
100 gr gula merah, sisir halus
2 butir telur
1/2 sdm ragi instan

BAHAN KINCA :
200 gr santan sedang
75 gr gula merah
2 sdm gula pasir
1 lembar daun pandan
1/4 sdt garam

CARA MEMBUAT :
1. Uleni semua bahan sampai lembut selama 15 menit. Diamkan 1 jam.
2. Panaskan wajan serabi, lalu tuangkan adonan. Tutup dan biarkan hingga matang. Angkat dan sajikan dengan kuah kinca.
3. Untuk Kuah Kinca : Rebus bahan-bahannya sampai mendidih, lalu saring dan dinginkan.

Untuk : 12 buah
0

Uli Bakar Bumbu Kencur

Banyak penganan lezat yang bisa diciptakan dari beras ketan dan parutan kelapa, uli salah satunya. Uli yang ditawarkan kali ini cukup unik, bukan digoreng, tetapi dibakar di atas bara arang. Rasanya bukan main, apalagi setelah dibubuhi bumbu kencur yang harum.

Uli Bakar Bumbu Kencur
BAHAN :
500 gr beras ketan
600 ml santan
1 sdt garam
1 lbr daun salam
1 butir kelapa, parut kasar
2 sdm air asam jawa
2 sdm gula pasir
1/2 sdm garam
3 sdm minyak goreng

BAHAN BUMBU KENCUR :
4 butir bawang merah, haluskan
3 buah cabe merah, haluskan
3 siung bawang putih, haluskan
2 cm kencur, haluskan
1 lbr daun salam

CARA MEMBUAT :
1. Tumis bawang merah, bawang putih, daun salam, cabe merah, kencur sampai harum.
2. Masukkan kelapa, gula, dan air asam jawa. Masak hingga bumbu meresap.
3. Didihkan santan. Tambahkan daun salam dan beras ketan. Aduk rata.
4. Kukus sampai matang. Selagi masih panas, haluskan ketan kukus lalu pipihkan dalam cetakan 20 cm.
5. Potong 5x5 cm, lalu bakar sampai kecokelatan.
6. Sajikan dengan bumbu kencur.

Untuk : 14 potong
0

Bola Ketan Serundeng

Salah satu penganan tradisional yang terbuat dari beras ketan dengan paduan santan dan parutan kelapa adalah bola ketan serundeng. Umumnya penganan dengan bahan beras ketan sangat sesuai dinikmati bersama santan atau parutan kelapa. Hal ini dikarenakan rasa gurih dari kelapa dan santan dapat menyatu dengan legitnya beras ketan. Kue ini bisa dinikmati sebagai camilan atau kudapan sore hari, juga bisa dibuat sebagai bekal untuk sekolah anak atau untuk piknik keluarga.

Bola Ketan Serundeng

BAHAN BOLA KETAN:
600 gr beras ketan, rendam 3 jam
250 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1 sdt garam halus

BAHAN SERUNDENG :
300 gr kelapa tua, kupas, parut memanjang
50 gr gula pasir
1 sdm gula merah, iris halus
1 sdm bawang putih goreng, haluskan
2 sdm bawang merah goreng, haluskan
1 sdt ketumbar, haluskan
1 cm serai
1 lembar daun salam
1/2 sdt garam halus

CARA MEMBUAT :
1. Untuk Serundeng : Campur kelapa parut dengan bawang merah, bawang putih, ketumbar, garam, serai, dan daun salam. Aduk rata. Masak dengan api kecil di atas wajan hingga kelapa setengah kering. Tambahkan gula merah dan gula pasir, masak kembali hingga serundeng berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan dinginkan.
2. Untuk Bola Ketan : Kukus beras ketan 10 menit atau hingga menjadi aron, angkat.
3. Di tempat terpisah, rebus santan dengan garam hingga mendidih. Angkat. Siram aron ketan dengan santan panas, aduk rata. Diamkan hingga santan terserao habis. Kukus aron hingga ketan matang, angkat.
4. Selagi hangat, ambil sejumpur adonan ketan, bentuk bulat. Guling rata di atas serundeng kelapa.

Untuk : +/- 30 buah
0

Taluh Penyu

Taluh penyu adalah kue tradisional yang berasal dari Bali. Taluh dalam bahasa Bali berarti telur, jadi taluh penyu ini berarti kue yang bentuknya menyerupai telur penyu.

Taluh Penyu

BAHAN :
500 gr tepung ketan
500 gr gula jawa
1 butir kelapa setengah muda, parut memanjang
2 sdm air kapur sirih
1/2 sdm garam
2 lbr daun pandan
200 ml air daun suji
200 gr tepung beras, sangrai

CARA MEMBUAT :
ISI :
1. Campur parutan kelapa dengan gula, daun pandan, dan sedikit air kapur sirih untuk penyedap aroma.
2. Uleni sebentar lalu panaskan di atas kompor dengan api kecil, aduk-aduk sampai matang, angkat, dinginkan.
3. Bentuk adonan dengan dipulung kecil-kecil bulat agak lonjong.

ADONAN KULIT :
1. Campur tepung ketan dengan air suji, garam sampai bisa digulung, ambil sedikit dipipihkan lalu taruh di atasnya.
unti yang sudah dipulung, tutup sampai untinya tidak kelihatan.
2. Panaskan air sampai mendidih. masukkan adonan yang sudah dipulung-pulung, sedikit- sedikit hingga mengembang, angkat dan tiriskan.
3. Gulingkan ke dalam tepung beras yang sudah disangrai, sajikan.

Untuk : 60 buah
0

Lemang

Lemang merupakan sejenis penganan tradisional khas Melayu populer yang terbuat dari campuran beras ketan dan santan. Nuansa tradisionalnya sangat terasa karena penggunaan bambu sebagai media untuk memasakanya, di mana campuran bahan tersebut dimasukkan ke dalam seruas bambu yang sebelumnya dilapisi daun pisang kemudian dibakar. Lemang terkenal di seluruh nusantara dan juga negara-negara yang termasuk dalam rumpun Melayu, seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura.

Bagi suku Melayu, lemang biasa disantap pada saat hari raya Idul Fitri atau Idul Adha. Kota Tebingtinggi di Sumatera Utara bahkan mendapat julukan sebagai kota lemang karena cita rasa lemangnya yang terkenal kelezatannya. Lemang juga dikenal sebagai salah satu makanan tradisional suku Dayak untuk pesta dan upacara adat.

Lemang lebih nikmat disantap selagi masih hangat. Cara mengonsumsi lemang berbeda-beda antara daerah yang satu dengan lainnya. Ada yang senang menikmatinya dengan cara manis (seperti dengan ditambah tapai ketan hitam, selai, kinca, atau srikaya) atau dengan cara asin (rendang, telur, dan lauk-pauk lainnya). Malah ada juga yang memakannya dengan buah-buahan seperti durian.

Lemang
BAHAN :
1 kg beras ketan
1 liter santan dari 3 butir kelapa
2 batang bambu ukuran sedang
Garam secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Cuci beras ketan dan tiriskan.
2. Gulung daun pisang dan masukkan ke dalam bambu sesuai bulatan bambu.
3. Masukkan santan ke dalam bambu.
4. Masukkan beras ketan ke dalam bambu yang sudah dilapisi daun pisang, sisakan ruang sekitar satu atau dua inci, dan jangan terlalu penuh. Tutup bagian atas bambu dengan daun pisang.
5. Bakar dengan menggunakan api sedang selama satu jam. Bolak-balikkan bambu setiap 15 menit agar matang merata.
6. Setelah tidak terlalu panas, keluarkan lemang dari bambu lalu potong kecil-kecil dan lemang siap disajikan. Sajikan dan nikmati lemang dengan tambahan bahan lain sesuai selera masing-masing.
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com