Pages

Amparan Tatak Pisang

Amparan tatak pisang merupakan kue nusantara tradisional khas Banjar, berbahan dasar tepung beras, bertekstur lembut dengan tingkat kemanisan yang pas. Amparan tatak pisang biasanya disajikan di atas daun pisang pada acara-acara besar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan sering juga dijual di bulan puasa.

Amparan tatak pisang merupakan penganan yang populer sebagai makanan khas selama bulan Ramadhan di Banjarmasin. Seiring waktu, kue amparan tatak pisang juga menyebar hingga ke daerah Kalimantan Tengah, Timur, dan Utara dengan sedikit variasi. Resep amparan tatak pisang ini sangat cocok menjadi salah satu penganan berbuka puasa.

Amparan Tatak Pisang

BAHAN LAPISAN BAWAH :
225 gr tepung beras
25 gr tepung sagu
1/2 sdt garam
250 gr gula pasir
750 ml santan cair hangat dari 1/2 butir kelapa
10 buah pisang raja atau kepok yang tua, belah dua, potong melintang @ 1 cm

BAHAN LAPISAN ATAS (LAPIS SANTAN), ADUK RATA :
50 gr tepung beras
350 ml santan kental dari 1 butir kelapa
1 sdm gula pasir
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili

Minyak makan secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Lapisan Bawah : Campur tepung beras, tepung sagu, garam, dan gula pasir. Masukkan santan hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk rata.
2. Masukkan pisang dan campur rata, tuangkan adonan ke dalam loyang yang diolesi sedikit minyak makan.
3. Kukus selama kira-kira 30-45 menit dengan api sedang hingga tiga perempat matang (mendekati matang), tuangkan adonan lapis santan.
4. Kukus selama kira-kira 15-20 menit lagi sehingga kue matang seluruhnya. Potong-potong setelah dingin.
0

Kue Mangkuk Gula Merah

Kue mangkuk gula merah ini merupakan salah satu variasi dari kue mangkuk dengan ciri khas kue mangkuk yang dihasilkan berwarna kecokelatan karena jenis gula yang dipergunakan adalah gula palem, yang juga bisa diganti dengan gula merah atau gula jawa sesuai selera, yang tetap akan menghasilkan kue mangkuk yang berwarna kecokelatan.

Kue Mangkuk Gula Merah

BAHAN :
175 gr tepung beras
175 ml air dingin
100 gr tapai singkong yang empuk
150 gr gula palem
75 gr tepung terigu
50 gr gula pasir
125 ml air mendidih
125 ml air soda/soft drink
1 sdt baking powder

CARA MEMBUAT :
1. Campurkan tepung beras dengan air dingin sambil remas-remas hingga tepung terasa lembab, tutup dengan plastik, sisihkan.
2. Campur tapai dan gula palem, aduk sampai halus dengan garpu/tangan, sisihkan.
3. Tuangkan air mendidih pada terigu sambil aduk sampai licin, sisihkan.
4. Masukkan campuran tapai gula palem dan gula pasir ke dalam tepung beras yang lembab, aduk, dan uleni sampai licin kurang lebih 10 menit. Campurkan ke tepung terigu sedikt demi sedikit sambil diuleni sampai licin, saring bila perlu.
5. Masukkan baking powder dan air soda/soft drink, aduk rata.
6. Panaskan cetakan kue mangkuk dalam kukusan yang airnya sedang mendidih. Tuangkan adonan ke cetakan sampai penuh. Kukus kurang lebih 25 menit hingga merekah, jangan buka tutup dandang pada 20 menit pertama.

NB : Gula palem bisa diganti dengan gula merah atau gula jawa sesuai selera.
0

Kue Muso

Kue muso adalah salah satu kue tradisional nusantara khas Melayu yang berasal dari Provinsi Jambi dengan sentuhan cita rasa kontemporer. Kue nusantara ini terbilang unik karena penggunaan bahan cokelat yang jarang dijumpai pada kue tradisional umumnya. Sepintas kue ini mirip dengan kue lumpang atau kue padamaran, dengan perbedaan utama pada tambahan selimut atau kulit yang terbuat dari bahan cokelat tersebut.

Kue Muso
BAHAN KULIT :
250 gram tepung ketan
75 gram tepung terigu
50 gram cokelat bubuk
50 gram minyak sayur
50 gram gula pasir
1 sdt vanili
1 sdt garam halus
Air hangat secukupnya

BAHAN ISI :
500 ml santan
50 ml air pandan
2 butir telur
100 gram tepung terigu
175 gram gula pasir
1 sdt vanili
1 sdt garam halus

CARA MEMBUAT :
1. Campur semua bahan kulit menjadi satu dan tambahkan air hangat secukupnya hingga bisa dibentuk. Cetak di cucing atau cetakan kue lumpang yang sudah diolesi minyak sayur.
2. Tusuk dengan garpu sedikit dan kukus selama 10 menit.
3. Campur semua bahan isi menjadi satu dan aduk rata dengan ''whisk'' lalu saring agar adonan tidak bergerindil.
4. Masukkan isi ke adonan kulit dan kukus selama 10-15 menit.
0

Bubur Candil

Bubur candil merupakan penganan tradisional khas Jawa. Dari tampilannya, bubur candil memiliki kemiripan dengan kolak biji salak yang berasal dari Sumatera Barat. Yang membedakannya adalah penggunaan bahan ubi jalar kuning/putih dan tepung sagu pada kolak biji salak, sementara bubur candil menggunakan bahan dari tepung ketan. Selain itu, bentuk bahan candil lebih bundar sedangkan kolak biji salak bentuknya dibuat lebih lonjong.

Bubur Candil

BAHAN :
CANDIL :
200 gr tepung ketan
175 ml air hangat
1/2 sdt garam

BUBUR :
800 ml air
200 gr gula merah, sisir
1 lbr daun pandan
50 gr tepung beras, larutkan dengan 50 ml air

KUAH SANTAN :
250 ml santan dari 1/2 butir kelapa kupas parut
1 lbr daun pandan
1/4 sdt garam

CARA MEMBUAT :
1. Untuk Candil : Aduk tepung ketan, air, dan garam sampai rata, lalu bentuk bulat sebesar kelerang, sisihkan.
2. Untuk Bubur : Rebus air bersama gula merah dan daun pandan sampai mendidih. Angkat, lalu saring dan didihkan lagi.
3. Masukkan bola-bola candil, rebus sampai mengapung. Kalau sudah mengapung semua, masukkan larutan tepung beras.Aduk sampai mendidih dan kental, angkat.
4. Untuk Kuah Santan : Rebus semua bahan hingga mendidih, angkat. Sajikan bubur candil dengan kuah santan.

Untuk : 4 porsi
0

Kue Abuk

Kue abuk merupakan sejenis kue tradisional khas Betawi. Bahan utama untuk membuat kue abuk ini adalah tepung ketan, parutan kelapa, dan gula merah. Serupa dengan ciri khas kue tradisional nusantara pada umumnya, kue abuk dikukus dalam bungkusan berbentuk kerucut dari daun pisang. Kue abuk memiliki kemiripan dengan kue putu.

Kue Abuk

BAHAN :
500 gr tepung ketan
1 butir kelapa muda, kupas parut
250 gr gula merah, iris-iris
1/2 sdt garam
1/2 sdt vanili
100 ml air
Daun pisang untuk membungkus

CARA MEMBUAT :
1. Campur jadi satu : tepung ketan, kelapa parut, garam, vanili, air, aduk sampai rata.
2. Ambil selembar daun pisang, beri 2 sdm adonan tepung, beri 2 sdt gula merah, bungkus bentuk kerucut, semat dengan lidi.
3. Kukus kue selama 30 menit atau sampai kue matang.

Untuk : 15 bungkus
0

Kue Bolu Cermai

Kue bolu cermai merupakan salah satu kue tradisional khas Melayu, sehingga lazim ditemukan di Riau dan Malaysia. Kue ini juga biasanya dijual sepanjang tahun di toko-toko serba ada maupun pasar-pasar tradisional di kota Pekanbaru, Riau. Dinamakan bolu cermai karena bentuk asli kuenya yang mungil menyerupai buah cermai bila dilihat dari kejauhan. Di Malaysia, kue bolu cermai dikenal dengan nama "kuih bahulu cermai". Konon, kata kue "bahulu" berasal dari frasa "buah tangan dari hulu". Selain "kuih bahulu cermai", di Malaysia juga dikenal jenis "kuih bahulu" lainnya yakni "bahulu gulung", dan "bahulu lapis", yang di Indonesia dinamakan kue bolu gulung dan bolu lapis.

Kue bolu cermai umumnya disajikan terutama pada hari raya, acara syukuran, kenduri, dan berbagai acara kemasyarakatan lainnya. Kue ini juga merupakan salah satu suguhan khas Tahun Baru Imlek di Riau dan Malaysia. Selain itu, kue ini cocok menjadi teman minum teh atau kopi, karena kue ini agak seret, mungkin dikarenakan pembuatannya yang tanpa menggunakan mentega. Kue bahulu ini umumnya berupa kue mungil, berbentuk buah cermai, bunga, dan bentuk lainnya sesuai jenis cetakan yang digunakan. Karena bentuk kuenya yang mungil dan lucu, kue ini juga sangat disukai oleh anak-anak.

Kue Bolu Cermai

BAHAN :
200 gr tepung terigu protein tinggi
150 gr gula pasir
6 butir telur ayam
3 sdm minyak kelapa
1/2 sdt baking powder

CARA MEMBUAT :
1. Ayak tepung terigu dan baking powder. Sisihkan.
2. Kocok gula dan telur menggunakan mixer hingga pucat dan mengembang.
3. Masukkan tepung, aduk lipat menggunakan spatula karet hingga rata. Tuang minyak, aduk rata.
4. Tuang ke dalam cetakan besi bentuk bunga yang sudah diolesi minyak.
5. Panggang dalam oven panas 200 ÂșC hingga mengembang dan matang (± 15 menit). Keluarkan. Sajikan hangat.

Untuk : 20 buah
0

Kue Lumpang Gula Merah

Kue lumpang gula merah ini merupakan salah satu variasi dan kreasi dari kue lumpang dengan ciri khas kue lumpang yang berwarna kecokelatan karena jenis gula yang digunakan adalah gula merah. Kue lumpang gula merah ini pastinya akan menjadi salah satu kue tradisional nusantara favorit yang digemari oleh anak-anak yang cenderung menyukai kue yang berwarna kecokelatan, ditambah lagi dengan bentuknya yang mungil dan lucu.

KUE LUMPANG GULA MERAH

BAHAN A :
800 gr gula merah
200 gr gula
1 sdt garam
800 ml air
Beberapa lembar daun pandan

BAHAN B :
800 gr tepung beras
4 sdm tepung kanji
2 sdt air kapur sirih
1000 ml air

PARUTAN/URAP KELAPA :
100 gr kelapa parut kasar
1/4 sdt garam

CARA MEMBUAT :
1. Masak semua Bahan A kue lumpang gula merah dengan api sedang sampai gula merah hancur, setelah itu tunggu sampai dingin.
2. Setelah dingin, masukkan Bahan B yakni tepung beras, tepung kanji, air kapur sirih. Aduk-aduk sampai licin, tambahkan air, lalu saring. Diamkan 15 menit.
3. Olesi cetakan dengan minyak makan dan isikan 3/4-nya saja.
4. Kukus di dalam kukusan yang sangat mendidih dengan api besar selama 30 menit hingga kue matang yang ditandai dengan munculnya cekungan di bagian tengah kue. Angkat kue dan keluarkan dari cetakan.
5. Untuk parutan/urap kelapa : Campur bahan menjadi satu hingga rata, kukus sebentar kurang lebih 5 menit agar lebih tahan lama. Dinginkan pada suhu ruangan.
6. Hidangkan kue lumpang gula merah dengan taburan parutan kelapa di atas atau di seluruh bagian kue.

TIPS :
* Jika kue lumpang kurang berlekuk, bisa jadi karena api yang kurang besar atau air kapur sirihnya kurang.
* Untuk kue lumpang gula merah ini, bisa ditambahkan lagi takaran garamnya dengan tujuan untuk menonjolkan rasa manis kue. Namun sebaiknya berhati-hati dalam penambahan agar tidak terlalu asin jadinya
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com