Pages

Uli Bakar Bumbu Kencur

Banyak penganan lezat yang bisa diciptakan dari beras ketan dan parutan kelapa, uli salah satunya. Uli yang ditawarkan kali ini cukup unik, bukan digoreng, tetapi dibakar di atas bara arang. Rasanya bukan main, apalagi setelah dibubuhi bumbu kencur yang harum.

Uli Bakar Bumbu Kencur
BAHAN :
500 gr beras ketan
600 ml santan
1 sdt garam
1 lbr daun salam
1 butir kelapa, parut kasar
2 sdm air asam jawa
2 sdm gula pasir
1/2 sdm garam
3 sdm minyak goreng

BAHAN BUMBU KENCUR :
4 butir bawang merah, haluskan
3 buah cabe merah, haluskan
3 siung bawang putih, haluskan
2 cm kencur, haluskan
1 lbr daun salam

CARA MEMBUAT :
1. Tumis bawang merah, bawang putih, daun salam, cabe merah, kencur sampai harum.
2. Masukkan kelapa, gula, dan air asam jawa. Masak hingga bumbu meresap.
3. Didihkan santan. Tambahkan daun salam dan beras ketan. Aduk rata.
4. Kukus sampai matang. Selagi masih panas, haluskan ketan kukus lalu pipihkan dalam cetakan 20 cm.
5. Potong 5x5 cm, lalu bakar sampai kecokelatan.
6. Sajikan dengan bumbu kencur.

Untuk : 14 potong
0

Bola Ketan Serundeng

Salah satu penganan tradisional yang terbuat dari beras ketan dengan paduan santan dan parutan kelapa adalah bola ketan serundeng. Umumnya penganan dengan bahan beras ketan sangat sesuai dinikmati bersama santan atau parutan kelapa. Hal ini dikarenakan rasa gurih dari kelapa dan santan dapat menyatu dengan legitnya beras ketan. Kue ini bisa dinikmati sebagai camilan atau kudapan sore hari, juga bisa dibuat sebagai bekal untuk sekolah anak atau untuk piknik keluarga.

Bola Ketan Serundeng

BAHAN BOLA KETAN:
600 gr beras ketan, rendam 3 jam
250 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1 sdt garam halus

BAHAN SERUNDENG :
300 gr kelapa tua, kupas, parut memanjang
50 gr gula pasir
1 sdm gula merah, iris halus
1 sdm bawang putih goreng, haluskan
2 sdm bawang merah goreng, haluskan
1 sdt ketumbar, haluskan
1 cm serai
1 lembar daun salam
1/2 sdt garam halus

CARA MEMBUAT :
1. Untuk Serundeng : Campur kelapa parut dengan bawang merah, bawang putih, ketumbar, garam, serai, dan daun salam. Aduk rata. Masak dengan api kecil di atas wajan hingga kelapa setengah kering. Tambahkan gula merah dan gula pasir, masak kembali hingga serundeng berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan dinginkan.
2. Untuk Bola Ketan : Kukus beras ketan 10 menit atau hingga menjadi aron, angkat.
3. Di tempat terpisah, rebus santan dengan garam hingga mendidih. Angkat. Siram aron ketan dengan santan panas, aduk rata. Diamkan hingga santan terserao habis. Kukus aron hingga ketan matang, angkat.
4. Selagi hangat, ambil sejumpur adonan ketan, bentuk bulat. Guling rata di atas serundeng kelapa.

Untuk : +/- 30 buah
0

Taluh Penyu

Taluh penyu adalah kue tradisional yang berasal dari Bali. Taluh dalam bahasa Bali berarti telur, jadi taluh penyu ini berarti kue yang bentuknya menyerupai telur penyu.

Taluh Penyu

BAHAN :
500 gr tepung ketan
500 gr gula jawa
1 butir kelapa setengah muda, parut memanjang
2 sdm air kapur sirih
1/2 sdm garam
2 lbr daun pandan
200 ml air daun suji
200 gr tepung beras, sangrai

CARA MEMBUAT :
ISI :
1. Campur parutan kelapa dengan gula, daun pandan, dan sedikit air kapur sirih untuk penyedap aroma.
2. Uleni sebentar lalu panaskan di atas kompor dengan api kecil, aduk-aduk sampai matang, angkat, dinginkan.
3. Bentuk adonan dengan dipulung kecil-kecil bulat agak lonjong.

ADONAN KULIT :
1. Campur tepung ketan dengan air suji, garam sampai bisa digulung, ambil sedikit dipipihkan lalu taruh di atasnya.
unti yang sudah dipulung, tutup sampai untinya tidak kelihatan.
2. Panaskan air sampai mendidih. masukkan adonan yang sudah dipulung-pulung, sedikit- sedikit hingga mengembang, angkat dan tiriskan.
3. Gulingkan ke dalam tepung beras yang sudah disangrai, sajikan.

Untuk : 60 buah
0

Lemang

Lemang merupakan sejenis penganan tradisional khas Melayu populer yang terbuat dari campuran beras ketan dan santan. Nuansa tradisionalnya sangat terasa karena penggunaan bambu sebagai media untuk memasakanya, di mana campuran bahan tersebut dimasukkan ke dalam seruas bambu yang sebelumnya dilapisi daun pisang kemudian dibakar. Lemang terkenal di seluruh nusantara dan juga negara-negara yang termasuk dalam rumpun Melayu, seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura.

Bagi suku Melayu, lemang biasa disantap pada saat hari raya Idul Fitri atau Idul Adha. Kota Tebingtinggi di Sumatera Utara bahkan mendapat julukan sebagai kota lemang karena cita rasa lemangnya yang terkenal kelezatannya. Lemang juga dikenal sebagai salah satu makanan tradisional suku Dayak untuk pesta dan upacara adat.

Lemang lebih nikmat disantap selagi masih hangat. Cara mengonsumsi lemang berbeda-beda antara daerah yang satu dengan lainnya. Ada yang senang menikmatinya dengan cara manis (seperti dengan ditambah tapai ketan hitam, selai, kinca, atau srikaya) atau dengan cara asin (rendang, telur, dan lauk-pauk lainnya). Malah ada juga yang memakannya dengan buah-buahan seperti durian.

Lemang
BAHAN :
1 kg beras ketan
1 liter santan dari 3 butir kelapa
2 batang bambu ukuran sedang
Garam secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Cuci beras ketan dan tiriskan.
2. Gulung daun pisang dan masukkan ke dalam bambu sesuai bulatan bambu.
3. Masukkan santan ke dalam bambu.
4. Masukkan beras ketan ke dalam bambu yang sudah dilapisi daun pisang, sisakan ruang sekitar satu atau dua inci, dan jangan terlalu penuh. Tutup bagian atas bambu dengan daun pisang.
5. Bakar dengan menggunakan api sedang selama satu jam. Bolak-balikkan bambu setiap 15 menit agar matang merata.
6. Setelah tidak terlalu panas, keluarkan lemang dari bambu lalu potong kecil-kecil dan lemang siap disajikan. Sajikan dan nikmati lemang dengan tambahan bahan lain sesuai selera masing-masing.
0

Lepet Kacang Merah

Bahan dan cara untuk membuat lepet kacang merah hampir sama dengan lepet ketan. Lepet kacang merah ini merupakan variasi dari lepet ketan dengan bahan isian berupa kacang merah.

Lepet Kacang Merah
BAHAN :
300 gr beras ketan, cuci, dan rendam 3 jam
1/2 butir kelapa setengah tua, parut kasar
75 gr kacang merah, rebus matang
20 lembar daun kelapa muda
2 liter air untuk merebus
Garam secukupnya
Tali untuk mengikat

CARA MEMBUAT :
1. Aduk beras ketan, kelapa, dan garam, lalu kukus setengah matang.
2. Campur dengan kacang merah, aduk rata.
3. Ambil 1 lembar daun kelapa, buat lilitan melingkar, tekan bagian tengahnya, lalu tarik tepinya ke atas perlahan membentuk tabung.
4. Tuangkan 1 sendok makan isian, lalu padatkan
5. Rapatkan daun kelapa bagian atasnya dan ikat. Rebus hingga matang

Untuk : 20 buah
0

Kue Padamaran

Kue padamaran adalah kue tradisional yang berasal dari Jambi dengan bahan utama berupa tepung beras dan santan. Kue yang berteksur lembut dengan rasa yang gurih ini bentuknya menyerupai bubur sumsum yang dikenal di Jawa. Perbedaannya adalah terletak pada posisi kinca gula merahnya.

Pada bubur sumsum, kinca gula merah disiram di bagian atasnya, sedangkan pada kue padamaran ini, kinca gula merahnya selain terdapat di bagian atasnya, juga ada di bagian dasarnya. Selain itu, kue padamaran berwarna hijau karena penggunaan air suji, sementara bubur sumsum umumnya berwarna putih. Tektur kue padamaran juga lebih kental dibandingkan bubur sumsum.

Kue Padamaran
BAHAN :
150 gr tepung beras
350 ml santan dari 1/2 butir kelapa, hangatkan
50 ml air suji (dari 45 lembar daun suji dan 5 lembar daun pandan)
1 1/4 sendok teh garam
Daun pandan besar untuk takir


BAHAN ISI (Aduk rata) :
50 gr gula merah, sisir halus

CARA MEMBUAT :
1. Aduk tepung beras, santan hangat, air suji, dan garam sampai rata.
2. Letakkan sedikit bahan isi di dasar takir.
3. Tuangkan campuran tepung beras ke atas takir. Kukus 20 menit. Beri sedikit bahan isi.
4. Kukus lagi 5 menit sampai gula leleh.

Untuk : 15 buah
0

Kue Lapis Gulung Nangka

Kue lapis gulung nangka ini bentuknya mirip dengan bolu gulung yang merupakan jenis kue modern dari barat. Yang membedakannya adalah proses pembuatan dan bahan yang digunakan. Kue lapis gulung nangka dibuat melalui proses pengukusan, sedangkan kue bolu gulung umumnya dipanggang. Bahan utama untuk membuat kue lapis gulung nangka adalah tepung beras, kanji, dan santan, sedangkan bolu gulung umumnya menggunakan tepung terigu, telur, mentega, margarin, dan susu.

Kue Lapis Gulung Nangka
BAHAN :
200 gr tepung beras
100 gr tepung kanji
250 gr gula pasir
Garam secukupnya
300 ml santan kental untuk menguleni
300 ml santan kental
Pewarna hijau
10 mata buah nangka, buang bijinya, potong dadu kecil
Loyang persegi 22 cm, alasi plastik, olesi minyak

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung beras dengan tepung kanji, gula pasir, dan garam, aduk rata. Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga lembut.
2. Tuang santan lainnya. Aduk rata dan saring. Bagi adonan menjadi dua bagian, sebagian diberi warna hijau, dan bagian yang lain dibiarkan putih.
3. Panaskan dandang. Tuang 1 sendok sayur adonan putih ke dalam loyang, taburi nangka. Kukus hingga mengkilap. Tuang 1 sendok sayur adonan hijau, kukus hingga matang.
4. Keluarkan dari loyang. Alasi plastik. Balikkan, sehingga bagian atas (hijau) menjadi di bawah. Gulung sambil dipadatkan. Ikat kedua ujungnya dengan benang. Dinginkan.
5. Potong-potong sehingga terlihat lapisan kue.

Untuk : 20 potong
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com